Sigi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) mulai membentuk tim asesmen dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) setempat untuk penanganan rumah rusak ringan dan sedang akibat gempa bumi yang terjadi beberapa waktu lalu.
"Insya Allah besok dimulai pembentukan tim, sosialisasi dan uji coba," kata Kepala Bidang Bencana BPBD Kabupaten Sigi Ahmad Yani saat dihubungi awak media di Dolo, Minggu.
Ia menuturkan tim asesmen nantinya bertugas untuk mendata rumah kategori rusak ringan dan sedang, paling lambat pada Rabu (15/7).
"Praktisnya Selasa atau Rabu mendatang sudah action di lapangan," ucapnya.
Selama melakukan pendataan, kata Ahmad, tim asesmen akan dibantu Mahasiswa dari Universitas Tadulako, Palu.
"Ada dukungan dari Mahasiswa Teknik UNTAD sebanyak 43 orang membantu pendataan rumah rusak di Nokilalaki dan Palolo," ujarnya.
Baca juga: Pemkab Sigi pastikan akurasi data korban gempa lewat uji publik
Berdasarkan data Satgas Tanggap Darurat Penanganan Bencana Gempa Bumi Sigi, total rumah rusak sebanyak 4.012 unit terdiri dari 266 rumah rusak berat, 1.195 rumah rusak sedang, dan 2.551 rumah rusak ringan.
"Selama tahap pertama dan kedua, fokus pemerintah daerah untuk rumah rusak berat. Hal ini berhubungan dengan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak di Nokilalaki dan Palolo," kata Ahmad.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Sigi menyelesaikan finalisasi pendataan kebutuhan hunian sementara (huntara) tahap kedua, bagi masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Kecamatan Nokilalaki dan Palolo.
Wakil Bupati Sigi sekaligus Komandan Satgas Tanggap Darurat Samuel Yansen Pongi mengatakan seluruh proses pendataan, verifikasi dan penetapan dilakukan secara terbuka dan transparan.
"Nantinya hasil ini akan dibuatkan surat keputusan (SK) oleh Bupati Sigi dan selanjutnya dikirim ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)," kata Samuel saat ditemui awak media di Dolo, Sabtu (11/7).
Baca juga: Pemkab Sigi selesaikan pendataan huntara tahap II untuk korban gempa
Baca juga: BPBD: Data sepekan sebanyak 2.735 rumah rusak di Sigi akibat gempa
Pewarta: Moh Salam
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































