Pemkab Natuna latih 30 relawan SPPG tanggulangi kebakaran

2 days ago 4

Natuna (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, memberikan pelatihan penanggulangan kebakaran kepada 30 relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna meningkatkan kesiapsiagaan serta kemampuan dalam menghadapi potensi kebakaran, khususnya di lingkungan dapur.

Kepala Bidang Pencegahan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Natuna Beni Suparta dikonfirmasi di Natuna, Selasa, mengatakan kegiatan dilakukan di SPPG Bunguran Selatan pada Selasa.

Dalam kegiatan tersebut para relawan yang bertugas di SPPG dibekali pengetahuan dan keterampilan dasar mengenai cara memadamkan api menggunakan alat pemadam api sederhana (APAS) serta alat pemadam api ringan (APAR).

Materi tersebut dinilai penting dipahami para relawan karena area dapur memiliki risiko kebakaran yang cukup tinggi, baik akibat kebocoran gas, penggunaan kompor yang tidak sesuai prosedur, maupun tingginya aktivitas memasak yang dilakukan setiap hari.

Baca juga: Relawan SPPG di Bangka peroleh perlindungan kesehatan

"Pelatihan ini juga merupakan bagian dari upaya mitigasi bencana dan peningkatan keselamatan kerja," ujarnya.

Menurut dia, kegiatan edukasi dan pelatihan serupa terus dilakukan Disdamkarmat Natuna. Kegiatan itu, kata dia, menyasar berbagai kalangan masyarakat, terutama di satuan pendidikan.

"Hal itu merupakan upaya untuk menciptakan perlindungan bersama terhadap bencana kebakaran," ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, pihaknya berharap para relawan dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan kebakaran.

Baca juga: Dinkes Serang latih seribu relawan SPPG guna jamin keamanan pangan MBG

"Langkah ini diharapkan dapat meminimalkan risiko sekaligus menekan kejadian kebakaran gedung," ujar dia.

Pewarta: Muhamad Nurman
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |