Kanada vs Bosnia: perburuan poin pertama yang bisa sulit didapat

2 hours ago 3
Tiga poin, atau bahkan satu poin, akan menjadi tabungan bagus bagi Kanada dan Bosnia, mengingat mereka akan kesulitan menghadapi Swiss yang favorit juara Grup B, tapi mereka sangat mungkin akan dengan mudah mengalahkan Qatar.

Jakarta (ANTARA) - Kanada memiliki alasan kuat untuk berhati-hati menghadapi Bosnia Herzegovina dalam pertandingan pertama Grup B Piala Dunia 2026 yang akan dimainkan di Toronto Stadium, Toronto, pada Sabtu dini hari nanti.

Sebagaimana tim-tim Balkan pecahan Yugoslavia lainnya, Bosnia memiliki kekuatan teknik dan fisik yang membuat mereka sulit dikalahkan maupun ditembus lawan. Di sisi lain, mereka juga dikenal sangat klinis, mampu memaksimalkan peluang sekecil apa pun menjadi ancaman nyata.

Bosnia memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 melalui jalan berliku. Mereka gagal lolos otomatis dari grup kualifikasi zona Eropa setelah hanya bermain imbang melawan Austria dalam laga penentuan.

Hasil itu membuat Bosnia harus berjuang lewat babak playoff. Namun Hebatnya, di fase inilah mereka menunjukkan kualitasnya dengan menyingkirkan Wales dan secara mengejutkan mengalahkan juara dunia empat kali, Italia.

Dengan pencapaian semacam itu, kendati menjadi tim dengan peringkat FIFA paling rendah di Grup B, Bosnia tak bisa diremehkan oleh Kanada, yang selalu kalah dalam dua Piala Dunia sebelumnya, termasuk Piala Dunia 2022 saat ditangani John Herdman yang kini melatih Indonesia.

Filosofi bermain Bosnia berpijak pada permainan langsung, fisikal, dan sekaligus emosional. Sikap bermain seperti itu berakar kuat dari spirit orang Bosnia yang tahan menghadapi tantangan hidup, dengan keyakinan bahwa ketangguhan dan kecemerlangan seseorang justru ditempa oleh kesulitan yang dihadapinya.

Mentalitas semacam itu pula yang membuat Bosnia menjadi lawan yang sulit ditaklukkan. Austria, Wales, hingga Italia merasakan sendiri kerasnya perlawanan tim ini. Meski secara tradisi dan prestasi masih berada di bawah Kroasia sebagai kekuatan utama Balkan, Bosnia tetap memiliki daya saing yang membuat tim-tim besar kesulitan mengalahkan mereka.

Walau relatif baru mengikuti Piala Dunia, negara yang merdeka pada 1992 dari negeri yang dulu disebut Yugoslavia itu sering bertarung seperti tim yang telah lama mengenal atmosfer turnamen besar seperti Piala Dunia.

Mereka tidak inferior, pun tak pernah langsung terpuruk, bahkan ketika lawan mencetak gol lebih dulu atau menghadapi lawan yang jauh lebih kuat.

Bersama pemain veteran seperti Edin Dzeko dan Sead Kolasinac serta darah muda seperti Kerim Alajbegovic, Esmir Bajraktarevic, Tarik Muharemovic dan Amar Dedicseperti, Bosnia memiliki daya tahan tinggi dan keyakinan bahwa siapa pun bisa mereka kalahkan.

Italia menjadi bukti paling nyata. Tim juara dunia empat kali itu menjadi korban terbesar Bosnia di babak playoff, padahal Kanada sebelumnya telah bersiap menghadapi Italia sebagai lawan pertama mereka di Piala Dunia 2026.

Baca juga: Profil Bosnia dan Herzegovina, kembali ke Piala Dunia setelah 12 tahun

Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |