Meulaboh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat hingga Jumat (20/3) telah menyalurkan bantuan daging segar tradisi meugang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah, kepada masyarakat korban bencana alam sebanyak enam ton daging segar bantuan dari Presiden Prabowo Subianto.
“Khusus untuk Kabupaten Aceh Barat, bantuan yang disalurkan mencapai 6 ton daging dengan nilai sekitar Rp1 miliar,” kata Bupati Aceh Barat Tarmizi di Meulaboh, Jumat.
Ia mengatakan, bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, sehingga mereka tetap bisa merasakan kebahagiaan dalam menyambut hari raya.
Ia mengatakan, bantuan dari Presiden Prabowo merupakan bentuk kepedulian pemerintah pusat terhadap masyarakat Aceh, khususnya yang terdampak banjir beberapa waktu lalu.
Baca juga: Gayo Lues menuju raya dalam rekaman mata ANTARA
Ia menjelaskan, Presiden Prabowo Subianto telah menyalurkan bantuan dana sekitar Rp72,75 miliar untuk pengadaan daging meugang bagi 1.455 desa terdampak banjir di Aceh pada Maret 2026.
Program ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat sekaligus menjaga tradisi meugang menjelang Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.
“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, sehingga mereka tetap bisa merasakan kebahagiaan dalam menyambut hari raya,” ujarnya.
Menurutnya, tradisi meugang memiliki nilai sosial dan budaya yang kuat bagi masyarakat Aceh. Oleh karena itu, dukungan dari pemerintah menjadi sangat penting agar tradisi tersebut tetap terjaga, terutama di tengah kondisi ekonomi pascabencana.
Dengan adanya bantuan daging meugang ini, masyarakat penyintas bencana diharapkan dapat merayakan Idul Fitri dengan penuh suka cita, kebersamaan, dan rasa syukur, kata Tarmizi.
Baca juga: Penyintas seberang sungai dan tempu jalur darat untuk belanja Lebaran
Baca juga: Gembira dalam remang kehidupan huntara 3x4 meter jelang Lebaran
Baca juga: Penyintas di Aceh Timur perkuat kekeluargaan dengan tradisi Meugang
Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































