Meulaboh (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh memastikan akses jalan menuju ke kawasan komunitas adat terpencil (KAT) Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, sejak Kamis hingga Jumat (19-20/3) tertutup longsor setelah kawasan tersebut diguyur hujan lebat.
“Badan jalannya tertutup material tebing gunung di atas badan jalan,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat, Teuku Ronal kepada ANTARA di Meulaboh, Jumat malam.
Ia mengatakan, longsor yang menutupi akses jalan ke kawasan KAT Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat tersebut sekitar 15 meter. Dampaknya menyebabkan akses jalan menuju ke lokasi tersebut belum bisa dilintasi saat ini.
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat saat ini juga sedang berupaya melakukan penanganan material longsor yang menutupi badan jalan menuju ke kawasan pedalaman setempat.
“Saat ini sedang dilakukan upaya pemindahan material oleh Tim PUPR Aceh Barat,” katanya.
Teuku Ronal menambahkan bencana tanah longsor yang terjadi di kawasan tersebut akibat tingginya curah hujan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Barat, sehingga menyebabkan terjadinya tanah longsor.
Selain itu, tingginya guyuran hujan juga menyebabkan kawasan permukiman warga di Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat pada Kamis (19/3) malam juga terendam air, katanya.
Baca juga: Hujan lebat, 4 rumah di Lebak Banten rusak berat diterjang longsor
Baca juga: Longsor, BPBD Probolinggo tutup total jalan Desa Segaran untuk mobil
Baca juga: BPBD kerahkan personel bantu korban banjir di Aceh Barat
Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































