Pemerintahan Trump harapkan tim Iran hadiri Piala Dunia di AS

8 hours ago 5

Washington (ANTARA) - Pemerintahan Presiden AS Donald Trump mengharapkan tim nasional sepak bola Iran melakukan perjalanan ke Amerika Serikat untuk Piala Dunia FIFA 2026, lapor Politico, mengutip Direktur Eksekutif Gugus Tugas Gedung Putih, Andrew Giuliani.

“Saya tidak akan berbicara atas nama tim Iran, tetapi saya bisa mengatakan bahwa presiden, ketika saya berbicara dengannya, telah mengundang tim Iran ke sini,” kata Giuliani kepada media tersebut, Kamis (16/4).

“Presiden FIFA (Gianni Infantino) juga menyampaikan pernyataan, saya pikir, kemarin, bahwa mereka akan datang. Jadi kami mengharapkan mereka hadir,” tambahnya.

Para pejabat AS sedang merencanakan partisipasi Iran meskipun ketegangan geopolitik masih berlangsung, menurut laporan itu.

Tim Iran diperkirakan akan tiba di Amerika Serikat pada 10 Juni untuk menjalani latihan di Tucson, Arizona, sebelum melanjutkan ke Los Angeles untuk pertandingan melawan Selandia Baru dan Belgia, lalu ke Seattle untuk menghadapi Mesir, ujar Giuliani.

Ia juga menambahkan bahwa kelompok kerjanya mengharapkan adanya pertandingan persahabatan antara Iran dan Puerto Riko sebelum Piala Dunia.

Pada Maret, CBS News melaporkan bahwa Trump mengatakan kepada perwakilan FIFA bahwa tim sepak bola Iran akan diterima untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia di Amerika Serikat.

Kompetisi ini akan diikuti oleh 48 tim dan diselenggarakan bersama oleh Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, yang akan berlangsung dari 11 Juni hingga 19 Juli.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Pakar sebut mundurnya Iran dari Piala Dunia cerminkan ketidakpercayaan

Baca juga: Perang dan sepak bola, si kulit bundar dalam konflik AS-Iran

Baca juga: Piala Dunia 2026, Piala Dunia rasa perang dagang

Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |