Pasaman Barat telah salurkan 2,39 ton beras CPPD ke korban banjir

9 hours ago 1

Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, telah menyalurkan 2,39 ton beras cadangan pangan pemerintah daerah (CPPD) kepada korban banjir di daerah itu.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pasaman Barat Ekadiana Oktavia di Simpang Empat, Sabtu malam, mengatakan beras telah disalurkan kepada korban banjir di tiga nagari (desa).

Tiga nagari itu, yakni Nagari Anam Koto Selatan, Kecamatan Kinali sebanyak 301 kilogram, Nagari Katiagan, Kecamatan Kinali sebanyak 1,48 ton, dan Nagari Lingkuang Aua Hilia, Kecamatan Pasaman 609 kilogram.

Menurut dia, pada Minggu (30/11) pihaknya juga akan menyalurkan beras ke enam nagari (desa) terdampak banjir sebanyak 7,84 ton.

Pihaknya akan menyalurkan ke Nagari Aia Gadang Barat, Kecamatan Pasaman sebanyak 2,27 ton, Nagari Koto Sawah Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang sebanyak 1,28 ton, Nagari Pematang Panjang sebanyak 171,5 kilogram.

Baca juga: Pemkab Pasaman Barat serahkan bantuan logistik banjir di Lingkuang Aua

Lalu Nagari Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas sebanyak 490 kilogram, Nagari Desa Baru Barat, Kecamatan Ranah Batahan sebanyak 1,52 ton, dan Nagari Desa Baru, Kecamatan Ranan Batahan sebanyak 2,09 ton.

"Total untuk tahap pertama ini sebanyak 10,23 ton," katanya.

Pihaknya akan menyalurkan beras cadangan pangan pemerintah tahap pertama ini terlebih dahulu. Jika nanti di lapangan masih kurang maka akan minta kembali ke Bulog.

Dari catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bencana alam banjir dan longsor terjadi di 11 kecamatan di Pasaman Barat.

Bupati Pasaman Barat Yulianto menegaskan saat ini pihaknya terus mempercepat penyaluran logistik bagi warga terdampak bencana alam.

Baca juga: Pemkab Pasaman Barat salurkan bantuan makanan untuk korban banjir

"Mari bersama-sama membantu saudara kita menghadapi cobaan ini. Mudah-mudahan cepat berlalu. Terima kasih atas bantuan dari berbagai pihak," katanya.

Pewarta: Altas Maulana
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |