Otorita ambil langkah penanganan dan pengendalian banjir sekitar IKN

4 hours ago 2

Penajam Paser Utara (ANTARA) - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mengambil sejumlah langkah untuk penanganan dan pengendalian banjir di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN) yang dibangun di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim).

"Penanganan banjir fokus dilakukan pada tahun ini," ujar Deputi Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin di Penajam Paser Utara, Senin.

Baca juga: OIKN ingatkan masyarakat tak terhasut hoaks soal banjir Kota Nusantara

Ia mengatakan pemerintah pusat melanjutkan tahap dua penanganan dan pengendalian banjir dengan sejumlah program yang disusun.

Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan Timur, dan Otorita IKN, menyiapkan sinkronisasi program, termasuk normalisasi sungai dan penyusunan rencana induk (master plan) penanganan dan pengendalian banjir wilayah IKN.

Penanganan dan pengendalian banjir dilakukan dengan melibatkan pemerintah daerah setempat, termasuk Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara.

Sejumlah proyek pengendali banjir dikerjakan, termasuk penyelesaian infrastruktur, seperti bendungan dan drainase untuk mengendalikan debit air.

Kemudian, juga dilakukan normalisasi dan revitalisasi sungai dengan membersihkan, serta memperlebar sungai untuk meningkatkan kapasitas aliran dan mengurangi risiko luapan.

Baca juga: OIKN tanggapi banjir di Kecamatan Sepaku

Baca juga: Kabupaten Penajam bersama BWS dan Satgas IKN tangani banjir Sepaku

"Perbaikan infrastruktur pendukung, seperti jembatan dan embung di beberapa wilayah juga dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi," katanya.

Edukasi kepada masyarakat melalui kampanye pelestarian lingkungan, pengelolaan sampah, dan kesadaran tentang dampak aktivitas manusia terhadap banjir terus dilakukan Otorita IKN.

Kondisi banjir di sejumlah seperti di Kecamatan Sepaku yang masuk kawasan IKN, selama ini menjadi langganan genangan atau banjir.

"Genangan atau banjir tersebut dipicu beberapa faktor, antara lain curah hujan tinggi, pasang air, serta pendangkalan atau sedimentasi sungai," ujarnya.

Pewarta: Nyaman Bagus Purwaniawan
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |