Kota Bandung (ANTARA) - Anggota Ombudsman Nuzran Joher memantau pelaksanaan program Sekolah Rakyat di Politeknik Kesejahteraan Sosial, Kota Bandung, untuk memastikan program berjalan sesuai standar sekaligus mendukung perluasan akses pendidikan bagi kelompok masyarakat rentan.
"Kita ingin melihat secara langsung dalam rangka monitoring dan evaluasi terhadap kebijakan Presiden Prabowo tentang Sekolah Rakyat. Ombudsman hadir dalam rangka ikut memberikan pengawasan eksternal terhadap pelayanan publik karena ini adalah kebijakan yang luar biasa," katanya dalam keterangan diterima di Bandung, Senin.
Ia menjelaskan Kementerian Sosial telah melakukan perbaikan-perbaikan atas saran dan masukan yang disampaikan Ombudsman, terutama dalam tata kelola seperti sumber daya manusia (SDM), sarana prasarana, dan kurikulum.
"Ada delapan, beberapa item saran sudah dilaksanakan oleh pihak Kemensos, terkait dengan tata kelola, terutama dengan sumber daya manusia, sarpras dan kurikulum, dan kita kemarin sudah melihat perbaikan itu sehingga hari ini kami monitoring," katanya.
Ia menyampaikan beberapa masukan seperti dalam pencegahan dalam proses administrasi, rekrutmen SDM, hingga pengusulan lahan Sekolah Rakyat permanen.
Baca juga: Prabowo santap MBG bersama pelajar Sekolah Rakyat di Tabanan
"Ombudsman ingin melakukan penguatan untuk Kemensos dalam hal tata kelola, supaya dari awal kita di hulunya untuk memberikan saran, supaya nanti di hilir ini jangan terjadi masalah, jangan terjadi maladministrasi," ujar Nuzran
Ia juga memberikan masukan terkait percepatan pembangunan Sekolah Rakyat, terutama dalam hal ini terkait tantangan dalam pengajuan lahan dari pemerintah daerah untuk Sekolah Rakyat permanen.
Dia mengakui untuk di kota-kota besar akan sulit mengusulkan lahan dengan luas sekitar 6 sampai 8 hektare, karena ketersediaan lahan yang terbatas.
"Nah kami langsung mengusulkan pada hari ini menemukan beberapa temuan berarti tidak mesti harus 6 sampai 8 hektare tapi nanti dibikin luasannya dalam bentuk bertingkat," kata Nuzran.
Baca juga: ORI pastikan saran perbaikan kelola Sekolah Rakyat ditindaklanjuti
Baca juga: Pemerintah targetkan pembangunan Sekolah Rakyat rampung Juni 2026
Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































