Jakarta (ANTARA) - Juara dunia kelas super bulu (58,9 kg) World Boxing Council (WBC) O'Shaquie Foster mempertahankan sabuk juaranya setelah mengatasi Raymond Ford lewat kemenangan angka mutlak di Houston, Texas, Amerika Serikat.
"Foster memenangkan laga dengan keputusan mayoritas setelah juri memberikan skor 118-110, 116-112, 114-114," demikian laporan WBC dalam lamannya yang dipantau di Jakarta, Senin.
Kedua petinju memulai ronde dengan saling mengukur jarak dan banyak melakukan gerakan tipuan (feint). Menjelang akhir ronde pertama, Foster membuat kontroversi dengan melempar Ford keluar ring saat berangkulan. Namun, wasit hanya memberikan peringatan tanpa pengurangan poin.
Pada tiga ronde berikutnya, Ford tampil lebih cepat dan agresif. Kombinasi straight kiri dan kanannya beberapa kali menembus pertahanan Foster. Sementara itu, Foster menyerang lewat uppercut dan counter kanan sehingga duel sesama petinju Amerika Serikat itu berlangsung ketat.
Foster mulai menemukan ritmenya. Ia lebih efektif mengontrol jarak dan membuat Ford kesulitan melepaskan kombinasi pukulan bersih. Namun, tempo pertandingan sedikit menurun karena keduanya tampil lebih hati-hati.
Ronde ketujuh hingga kesembilan menjadi fase terbaik Foster. Ia mendominasi tekanan, lebih aktif melancarkan pukulan dari jarak menengah, dan beberapa kali memaksa Ford bertahan. Ford mulai melambat dan volume pukulannya menurun.
Baca juga: Sunan dan Noldi tundukkan petinju Thailand dalam Pattimura Big Fight
Ford sempat bangkit pada ronde ke-10. Straight kiri keras membuat Foster terlihat goyah sesaat. Serangan ke tubuh dari Ford juga cukup efektif sehingga momentum sempat berbalik.
Memasuki ronde-ronde akhir, Foster kembali mengambil kendali melalui pukulan balasan yang tepat dan pengaturan jarak yang efektif lewat jab tajam. Kemampuannya memanfaatkan peluang penting membantunya membangun keunggulan poin.
Setelah 12 ronde yang kompetitif, Foster memenangkan keputusan mayoritas dan berhasil mempertahankan gelar WBC-nya. Kemenangan ini semakin memperkuat statusnya sebagai salah satu petinju terbaik di divisi kelas super bulu dengan rekor 25 kemenangan (12 KO) dan tiga kekalahan.
Sementara itu, Ford yang menelan kekalahan kedua dalam karier profesionalnya gagal merebut sabuk juara dunia. Kekalahan tersebut membuat rekornya menjadi 18 kemenangan (8 KO), dua kekalahan, dan satu hasil imbang.
Baca juga: Juara dunia David Benavidez terima dua penghargaan dari WBC
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.














































