Mentan: Stok beras capai empat juta ton, aman hingga akhir tahun

4 hours ago 4
Ini tertinggi cadangan kita, ini cukup untuk 324 hari, sampai akhir tahun cukup cadangan kita sekarang untuk beras

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melaporkan ketersediaan pangan nasional, khususnya beras, berada dalam kondisi sangat baik dan mencukupi hingga akhir tahun.

"Hari ini (cadangan beras) mencapai empat juta ton, data dua hari lalu sudah empat juta ton dan kemungkinan bulan depan sudah mencapai lima juta ton, Bapak Presiden. Ini tertinggi cadangan kita, ini cukup untuk 324 hari, sampai akhir tahun cukup cadangan kita sekarang untuk beras," kata Mentan Amran Sulaiman dalam laporannya pada Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat.

Mentan Amran menyampaikan terdapat sejumlah perkembangan positif di sektor komoditas strategis lainnya, salah satunya adalah peningkatan ekspor minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) yang mengalami kenaikan signifikan.

Menurut dia, kenaikan tersebut turut memperkuat kinerja ekspor sektor pertanian secara keseluruhan.

Baca juga: Mentan lapor ke Prabowo cadangan beras aman dan ekspor CPO meningkat

“Ada kabar menarik Bapak Presiden, CPO kita, ekspor kita naik enam juta ton. Sedangkan kita butuh untuk biofuel 5,3 juta ton, jadi Alhamdulillah naik,” katanya.

Di sisi lain kinerja sektor pertanian juga tercermin dari kontribusinya terhadap perekonomian nasional. Mentan menyebut bahwa Produk Domestik Bruto (PDB) sektor pertanian mencapai 5,74 persen, yang merupakan capaian tertinggi dalam 25 tahun terakhir.

“PDB sektor pertanian ini tertinggi selama 25 tahun, 5,74 persen PDB sektor pertanian. Kemudian NTP (Nilai Tukar Petani), tingkat kesejahteraan petani, tertinggi selama 33 tahun,” kata Mentan Amran Sulaiman.

Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari berbagai kebijakan pemerintah, termasuk kenaikan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) serta penurunan harga pupuk yang turut meningkatkan kesejahteraan petani.

Baca juga: Bapanas pertajam regulasi pengadaan cadangan beras berkualitas

“Ini karena kebijakan Bapak Presiden, HPP dinaikkan dan juga pupuk, harga pupuk turun 20 persen tanpa membebani Menteri Keuangan,” kata Mentan Amran Sulaiman.

Menanggapi laporan tersebut, Presiden Prabowo Subianto menegaskan kondisi ketahanan pangan nasional saat ini menunjukkan fondasi yang kuat. Presiden juga menekankan pentingnya terus mencermati seluruh komoditas pangan, terutama sumber protein bagi masyarakat.

“Saya kira ini juga sesuatu yang bisa kita yakini, suatu fondasi yang kuat. Apapun terjadi, pangan kita aman. Tentunya semua komoditas harus kita cermati, terutama masalah protein. Protein, saya kira yang paling cepat masalah protein adalah perikanan, perikanan darat, dan perikanan lepas pantai, dan perikanan tangkap," kata Presiden Prabowo.

Dengan capaian tersebut, pemerintah optimistis ketahanan pangan nasional semakin kokoh dan sekaligus memperkuat langkah Indonesia menuju swasembada pangan yang berkelanjutan.

Baca juga: Presiden: Krisis global pacu RI percepat swasembada pangan & energi

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |