Menkop: KDKMP disiapkan jadi pusat distribusi subsidi dan ekonomi desa

1 day ago 11

Cimahi (ANTARA) - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan bahwa skema Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah disiapkan sebagai pusat pengelolaan dan distribusi komoditas subsidi pemerintah serta penggerak aktivitas potensi ekonomi di tingkat desa.

Ferry Juliantono saat berkunjung ke Cimahi, Jawa Barat, Jumat, menyebut KDKMP akan berperan dalam penyaluran sejumlah komoditas bersubsidi, seperti gas 3 kilogram, pupuk bersubsidi, beras, dan minyak goreng kepada masyarakat.

"Perlu diketahui bahwa Bapak Presiden kemarin pada saat Hari Koperasi Nasional sudah membuat keputusan bahwa seluruh barang-barang bersubsidi, gas 3 kilogram, pupuk bersubsidi, beras, minyak goreng, semua disalurkan melalui KDKMP," katanya.

Ia mengatakan kebijakan tersebut merupakan langkah strategis pemerintah untuk memperkuat peran koperasi dalam perekonomian nasional sekaligus memperbaiki tata kelola distribusi berbagai kebutuhan masyarakat agar lebih efektif.

Baca juga: Menkop: Calon manajer KDKMP mulai penempatan tugas pada Agustus 2026

Menurut Ferry, KDKMP juga akan dilibatkan dalam penyaluran berbagai program pemerintah pusat, termasuk bantuan langsung tunai (BLT), bantuan sosial (bansos), dan bantuan pangan nontunai (BPNT).

"Seluruh program-program pemerintah pusat, termasuk di dalamnya BLT, bansos, bantuan pangan non-tunai, itu juga akan disalurkan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih," ujarnya.

Selain penyaluran program pemerintah, ia menyebut KDKMP juga diarahkan menjadi pusat aktivitas ekonomi desa melalui kegiatan penjualan kebutuhan pokok, pengembangan produk UMKM lokal, layanan keuangan mikro, pergudangan, hingga distribusi logistik.

Ia menjelaskan KDKMP nantinya dapat menjadi tempat penyimpanan berbagai hasil produksi masyarakat desa, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan, hingga kerajinan, sekaligus menyediakan sarana produksi bagi masyarakat.

Pewarta: Ilham Nugraha
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |