Jakarta (ANTARA) - Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan bahwa sejumlah aktivis konservasi, baik internasional maupun dalam negeri menilai Prabowo Subianto sebagai Presiden yang sangat peduli terhadap konservasi satwa dan pengelolaan taman nasional di Indonesia.
"Saya banyak bertemu dengan aktivis konservasi internasional maupun Indonesia, dan mereka sangat mengapresiasi. Mereka mengatakan bahwa Pak Presiden Prabowo Subianto adalah presiden yang paling peduli terhadap konservasi satwa dan taman nasional Indonesia." ujar Raja Juli usai rapat terbatas dengan Presiden Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis.
Raja Juli menuturkan saat ini Presiden Prabowo tengah menyiapkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang penyelamatan populasi dan habitat gajah Sumatra dan Borneo.
Inpres tersebut, kata dia, akan memberikan perintah kepada menteri terkait agar membantu Kementerian Kehutanan dalam menyelamatkan populasi gajah.
Raja Juli mengatakan langkah penyelamatan yang dilakukan Prabowo disambut hangat oleh para aktivis. Mereka menilai langkah tersebut sebagai upaya melindungi serta menjaga kelestarian satwa dan habitatnya, khususnya di wilayah yang memiliki keanekaragaman hayati.
Di sisi lain, ia menegaskan bahwa langkah penyelamatan ini penting untuk dilakukan. Sebab, kantong gajah di kawasan hutan konservatif di Indonesia kini hanya tersisa 21 saja, dari yang semula 41 kantong gajah.
“Dan kalau tidak ada intervensi yang serius oleh pemerintah, maka kerusakan kantong-kantong gajah ini adalah sebuah keniscayaan, dan oleh karena itu populasi gajah sebagai salah satu satwa yang dilindungi dan merupakan iconic species di Indonesia, tidak menutup kemungkinan akan punah,” tegasnya.
Selain Inpres penyelamatan gajah, Prabowo juga menyiapkan Keputusan Presiden (Keppres) untuk membentuk Satgas Inovasi Pembiayaan dan Pengelolaan Taman Nasional.
Satgas tersebut bertujuan mendorong model pendanaan yang lebih berkelanjutan bagi pengelolaan taman nasional di Indonesia.
“Kita akan mencari pendanaan yang inovatif, yang sustain, termasuk melibatkan private sector agar sekali lagi taman nasional kita menjadi taman nasional yang berkelas dunia, hutannya terjaga, hutannya lestari, tapi saat bersamaan satwa yang menjadi kebanggaan kita, menjadi kekayaan negeri ini juga dapat dijaga dengan baik,” ujarnya.
Sebagai langkah awal, pemerintah akan menyiapkan sejumlah proyek percontohan pengelolaan taman nasional, salah satunya di Taman Nasional Way Kambas, Lampung.
Baca juga: Selain Inpres penyelamatan gajah, Prabowo siapkan Keppres Satgas
Baca juga: Prabowo akan tunjuk Hashim pimpin Satgas Pembiayaan Taman Nasional
Baca juga: Prabowo siapkan Rp839 miliar redam konflik gajah di Way Kambas
Pewarta: Fathur Rochman/Genta Tenri Mawangi
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































