Mendiktisaintek tekankan peranan kampus dalam hilirisasi pertanian

5 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menekankan peranan penting perguruan tinggi dalam rangka hilirisasi pertanian di tanah air.

Melalui keterangan di Jakarta, Jumat, ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan industri dalam mendorong pengembangan dan hilirisasi riset, khususnya di sektor pertanian.

"Kami unggul untuk penelitian tetapi kalau sudah masuk ke hilir seperti ini, maka harus berkolaborasi dengan industri. Kami sangat senang pada hari ini kita di perguruan tinggi tentunya nanti bersama-sama dengan BRIN, diajak langsung menyasar komoditas-komoditas yang nilai kemandiriannya belum sepenuhnya atau masih ketergantungan dengan pihak lain," katanya.

Ia mengatakan perguruan tinggi memiliki kekuatan pada riset, sedangkan sektor industri memiliki peran penting dalam membawa inovasi ke tahap implementasi dan pasar.

Baca juga: Kemdiktisaintek-Bappenas perkuat data, bangun ekosistem talenta RI

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menekankan kemajuan sektor pertanian bergantung pada inovasi dan kolaborasi antara perguruan tinggi, lembaga riset, industri, dan pemerintah serta hasil penelitian perguruan tinggi perlu diterjemahkan menjadi kebijakan dan implementasi industri.

"Inovasi tidak cukup kalau regulator pemerintah tidak terlibat. Tujuannya supaya penelitian-penelitian yang ada di kampus ini dieksplorasi dalam bentuk kebijakan, karena anggaran ada di pemerintah," ujarnya.

Kepala BRIN Arif Satria menegaskan bahwa BRIN berperan sebagai “Dapur Riset” yang mendukung kebutuhan penelitian berbagai kementerian dan lembaga.

Ia menyebut BRIN telah melakukan pertemuan bersama kementerian dan lembaga untuk mendapatkan tema riset apa saja yang dibutuhkan.

Selain itu, BRIN telah penyusunan peta jalan riset bersama dengan Kemdiktisaintek.

"Tanpa peta jalan bersama antara Kemdiktisaintek dengan BRIN, maka kita khawatirkan riset-riset akan overlap dan kemudian tidak bisa fokus pada penyelesaian masalah, penyelesaian solusi," katanya.

Kemdiktisaintek bersama Kementan, BRIN, serta sejumlah perguruan tinggi menandatangani kesepakatan bersama untuk memperkuat kolaborasi riset dan inovasi dalam mendukung pembangunan sektor pertanian nasional. Penandatanganan kesepakatan tersebut berlangsung di Gedung Kementan di Jakarta, Kamis (12/3).

Kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan berbagai terobosan teknologi dan produk unggulan yang mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan nasional, serta mendorong kemandirian dan daya saing Indonesia di tingkat global serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan nasional.

Baca juga: Kemdiktisaintek perkuat akuntabilitas tata kelola pendidikan tinggi

Baca juga: Kemdiktisaintek gandeng PEA untuk memperkuat talenta digital tanah air

Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |