Malut United siap tempur hadapi PSIM di hadapan pendukungnya

17 hours ago 1
Kami akan sedikit ubah taktik permainan karena belajar dari pertandingan sebelumnya

Ternate (ANTARA) - Malut United FC menyatakan siap tempur menghadapi laga lanjutan BRI Super League 2025/2026 pekan ke-4 melawan PSIM Yogyakarta yang akan digelar di Gelora Kie Raha (GKR) Ternate, Sabtu (30/8) malam dengan kick off pukul 21.00 WIT.

Pelatih kepala Malut United, Hendri Susilo di Ternate, Jumat, menegaskan bahwa timnya sudah benar-benar siap menatap pertandingan ini. Menurutnya, seluruh pemain menjalani program latihan dengan baik sehingga kondisi tim dalam keadaan optimal.

"Sampai hari ini persiapan kami sudah 100 persen. Artinya, Malut United siap menghadapi PSIM Yogyakarta," ujar Hendri dalam konferensi pers di GKR Ternate, Jumat.

Baca juga: PSIM Yogyakarta bidik poin penuh di Markas Malut United

Pertemuan kedua tim ini menjadi laga yang sarat gengsi. Malut United dan PSIM Yogyakarta sebelumnya pernah berduel di Pegadaian Liga 2 musim 2023/2024, di mana hasilnya berlangsung ketat. Kini keduanya kembali bertemu di kasta tertinggi sepak bola Indonesia dengan semangat yang berbeda.

Meski begitu, Hendri tidak menampik adanya sejumlah pemain yang masih dalam pemantauan tim medis. Salah satunya adalah Safrudin Tahar, bek andalan yang sebelumnya mengalami cedera.

"Untuk Safrudin, kemarin sudah ikut latihan dan hasil dari dokter sudah bisa bermain di laga besok. Sedangkan David Da Silva masih harus kita lihat perkembangannya sampai besok pagi," ujarnya.

David Da Silva, striker asal Brasil yang sudah mengoleksi tiga gol bersama Malut United musim ini, menjadi sosok penting di lini depan. Namun, jika pemain berusia 35 tahun itu belum bisa tampil, Hendri mengisyaratkan akan menyiapkan alternatif dengan memainkan second striker atau penyerang bayangan.

Dalam kesempatan itu, Hendri juga mengungkapkan bahwa dirinya bersama tim pelatih telah menganalisis kekuatan PSIM serta kelemahan tim di laga-laga sebelumnya. Dari hasil evaluasi, Malut United akan menerapkan skema baru dengan memainkan tiga gelandang asing sekaligus.

Baca juga: Malut hentikan laju kemenangan beruntun Persija di Super League

"Kami sudah analisis tadi malam dan putuskan bahwa kami akan pakai tiga gelandang asing, termasuk Viko Duarte," ungkap mantan pelatih Semen Padang tersebut.

Selain itu, ia menyebut akan ada sedikit perubahan dalam pola permainan tim, terutama setelah mempelajari pengalaman saat menghadapi Bali United di GKR dua pekan lalu.

"Kami akan sedikit ubah taktik permainan karena belajar dari pertandingan sebelumnya. Kami harus lebih disiplin dan efektif dalam memanfaatkan peluang," katanya menambahkan.

Namun, Malut United dipastikan tidak bisa diperkuat beberapa pemain penting seperti Frets Butuan, Alwi Slamet, dan Manahati Lestusen. Ketiganya sedang menjalankan tugas negara sebagai anggota TNI. Hendri memastikan sudah menyiapkan pemain pengganti yang siap mengisi kekosongan tersebut.

Sejauh ini, kedua tim sudah bertemu dua kali di ajang Pegadaian Liga 2 2023/2024. Pada 25 November 2023, Malut United sukses menahan imbang PSIM di kandangnya dengan skor 1-1. Sementara pada pertemuan sebelumnya, 30 September 2023, PSIM berhasil mengalahkan Malut United dengan skor tipis 1-0 di Stadion PTIK Jakarta, yang saat itu menjadi markas sementara Malut United.

Baca juga: Malut United gagalkan kemenangan Bali United di menit terakhir

Dengan catatan tersebut, laga di GKR Ternate kali ini diprediksi berjalan ketat. Malut United yang tampil di depan publik sendiri tentu berambisi untuk membalas kekalahan lalu, sekaligus menjaga konsistensi di kompetisi kasta tertinggi.

Atmosfer pertandingan juga dipastikan semakin meriah dengan dukungan penuh Moloku Kie Raha (MKR) Mania, suporter setia Malut United. Kehadiran ribuan pendukung di Gelora Kie Raha diyakini menjadi tambahan energi bagi tim untuk meraih hasil positif.

"Main di GKR dengan dukungan penuh suporter tentu memberi semangat lebih bagi pemain. Kami ingin memberikan kemenangan untuk masyarakat Malut," tutup Hendri.

Laga ini bukan sekadar adu strategi, tetapi juga menjadi pertaruhan harga diri dua tim yang sama-sama memiliki sejarah panjang di sepak bola Indonesia. Malut United membawa misi mempertahankan tren positif di kandang, sementara PSIM bertekad mencuri poin penting di Ternate.

Pada klasemen sementara Malut United dan PSIM Yogyakarta saat ini memiliki poin 5 dengan sekali menang dan dua kali imbang.

Baca juga: Bojan Hodak soroti lini depan Persib usai ditahan imbang PSIM

Pewarta: Abdul Fatah
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |