MacBook Ultra dengan layar sentuh mungkin rilis September 2026

2 weeks ago 20

Jakarta (ANTARA) - Apple dikabarkan mungkin saja lebih cepat melakukan pembaruan signifikan pada produk laptopnya dan kabar terbaru menunjukkan kemungkinan hadirnya MacBook Ultra dengan layar sentuh.

Dilaporkan Gizmochina, Minggu, kabar ini datang dari desas-desus di rantai pasokan dan memberi sinyal bahwa fitur ini bukan hanya peningkatan spesifikasi rutin yang terbilang minim.

Menurut perusahaan riset Omdia, hal yang tampaknya sudah dapat dipastikan adalah Samsung Display sebagai pemasok panel layar sedang bersiap untuk memulai pengiriman panel OLED hibrida baru untuk MacBook Ultra.

Secara spesifikasi, ukuran layarnya yaitu 14,3 inci (36,32 cm) dan 16,3 inci (41,4 cm) tidak tampak jauh berbeda jika dibandingkan dengan model MacBook Pro 14,2 inci (36 cm) dan 16,2 inci (41,15 cm) saat ini yang merupakan model kelas atas dari jajaran laptop Apple.

Baca juga: MacBook Ultra disiapkan sebagai model laptop paling mahal Apple

Namun, peningkatan ukuran layar tersebut bisa jadi menunjukkan adanya bezel yang lebih tipis dan desain keseluruhan yang lebih modern.

Omdia mengatakan Apple diperkirakan akan menggunakan panel OLED tandem oksida TFT dan RGB, yang seharusnya menawarkan efisiensi yang lebih baik daripada penggunaan OLED konvensional.

Jika jadwal saat ini tetap berlaku, MacBook Ultra dapat melakukan debutnya sekitar kuartal ketiga tahun 2026. Dari semua bulan yang ada,September tampaknya menjadi waktu yang paling tepat.

Baca juga: Penguatan dolar belum pengaruhi harga MacBook Neo di Indonesia

Dari sisi spesifikasi internal, perangkat ini diperkirakan akan menggunakan chip M6 Pro dan M6 Max terbaru dari Apple. Peningkatan tersebut memang sudah diperkirakan.

Bagian yang lebih menarik adalah desain ulang yang dikabarkan akan menyertainya. Hal itu dikarenakan Apple belum melakukan perubahan besar pada tampilan keseluruhan MacBook Pro sejak generasi M1 Pro dan M1 Max hadir pada 2021.

Saat itu, desain sederhana merupakan langkah yang disengaja untuk kembali ke arah kepraktisan.

Baca juga: Laptop terjangkau Apple MacBook Neo resmi hadir di Indonesia

Kini tampaknya perusahaan siap untuk kembali mendorong batasan dengan sasis yang lebih tipis dan ringan sambil tetap mempertahankan performa dan ruang termal yang diharapkan oleh pengguna profesional.

Di balik informasi yang tampak pasti itu, kini tumbuh informasi mengenai kemungkinan layar sentuh untuk MacBook Ultra.

Sebenarnya selama bertahun-tahun, para eksekutif Apple secara terbuka mengaku bahwa layar sentuh tidak seharusnya ada di Mac.

Itulah mengapa laporan yang menunjukkan dukungan layar sentuh akhirnya akan segera hadir terus menarik begitu banyak perhatian.

Baca juga: Apple diwartakan kembangkan laptop baru dengan dukungan OLED

Jika itu terjadi, maka tentunya bakal menjadi salah satu perubahan terbesar dalam sejarah Mac, bukan sekadar peningkatan perangkat keras lainnya.

Ada juga rumor yang menyebutkan bahwa Apple bakal mengganti notch yang ada saat ini dengan potongan bergaya Dynamic Island seperti yang sudah ada di iPhone.

Jika digabungkan, rumor-rumor tersebut menggambarkan sebuah laptop yang berada di atas jajaran MacBook Pro saat ini, bukan sekadar penggantinya.

Teknologi OLED, desain yang lebih tipis, chip yang baru, dan fungsionalitas layar sentuh semuanya akan membantu membenarkan posisinya yang lebih premium.

Baca juga: Debut MacBook Pro dan Mac Studio terbaru ditunda akibat krisis memori

Penerjemah: Livia Kristianti
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |