MacBook Neo 2 bakal hadir 2027, dibekali Chip A19 Pro dan RAM 12GB

1 day ago 7

Jakarta (ANTARA) - Apple baru meluncurkan MacBook terjangkaunya, MacBook Neo, beberapa bulan lalu, namun, pengembangan generasi keduanya dikabarkan sudah dimulai.

Menurut laporan Mark Gurman dari Bloomberg, yang dikutip GizChina, Sabtu (25/7) waktu setempat, Apple tengah mengembangkan MacBook Neo 2 yang akan dibekali chip A19 Pro serta peningkatan kapasitas memori.

Perangkat ini disebut tetap mempertahankan harga yang terjangkau, sekaligus menghadirkan peningkatan performa dan kemampuan kecerdasan buatan (AI) yang lebih signifikan.

RAM 12GB tingkatkan nilai MacBook Neo

MacBook Neo generasi pertama diluncurkan dengan harga 799 dolar AS (sekitar Rp14,42 juta) dan dibekali memori terpadu (unified memory) sebesar 8GB. Kapasitas tersebut dinilai cukup untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi masih terbatas untuk menjalankan fitur-fitur Apple Intelligence yang membutuhkan memori lebih besar, terutama pemrosesan model AI secara langsung di perangkat (on-device), yang memang memerlukan kapasitas memori tinggi.

Baca juga: Apple naikkan harga sebagian besar gadgetnya, iPhone terpengaruh?

Peningkatan menjadi 12GB disebut akan mengatasi keterbatasan tersebut. Fitur Apple Intelligence seperti alat bantu menulis, pembuatan gambar, hingga peringkasan konten langsung di perangkat diperkirakan dapat berjalan lebih lancar dengan tambahan memori.

Bagi mahasiswa maupun pengguna profesional yang menjadi target utama MacBook Neo, peningkatan ini memungkinkan fitur AI digunakan secara lebih optimal tanpa harus terus-menerus mengandalkan pemrosesan di layanan cloud.

Performa GPU tetap disesuaikan

Versi laptop MacBook Neo 2 dikabarkan akan menggunakan GPU 5-core, sementara iPhone 17 Pro menggunakan GPU 6-core. Perbedaan ini bukan hal baru bagi Apple.

Pola serupa telah diterapkan sejak era chip A15 Bionic, ketika MacBook Air menggunakan GPU 4-core, sedangkan iPhone 13 Pro dibekali GPU 5-core.

Menurut laporan tersebut, daya tahan baterai menjadi pertimbangan utama. Laptop yang digunakan sepanjang hari, misalnya saat mengikuti perkuliahan, harus mampu bertahan hingga sekitar delapan jam.

Karena itu, mengurangi satu inti GPU dinilai sebagai kompromi teknis yang masuk akal untuk menjaga efisiensi daya.

Meski hanya menggunakan GPU 5-core, chip A19 Pro disebut menawarkan peningkatan performa grafis sekitar 40 persen dibandingkan A18 Pro. Dengan peningkatan tersebut, MacBook Neo 2 diperkirakan akan memiliki kinerja yang jauh lebih baik dibandingkan pendahulunya, termasuk untuk pekerjaan kreatif ringan, penyuntingan video, serta tugas-tugas berbasis AI yang lebih intensif, yang sebelumnya masih kurang optimal dijalankan oleh MacBook Neo generasi pertama.

Baca juga: Laptop terjangkau Apple MacBook Neo resmi hadir di Indonesia

Baca juga: Apple umumkan rekor penjualan Mac setelah peluncuran MacBook Neo

Penerjemah: Pamela Sakina
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |