Jakarta (ANTARA) - Kepala Bidang Pemasaran dan Atraksi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi DKI Jakarta Lucky Wulandari memastikan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) terlibat pada gelaran Jakarta Triathlon 2026.
"Kami pastikan melibatkan UMKM," ujar Lucky ketika berbicara pada sesi konferensi pers Jakarta Triathlon di Hotel Mercure, Jakarta, Jumat.
Lucky melanjutkan UMKM yang terlibat pada Jakarta Triathlon 2026 di bawah bimbingan Disparekraf melalui program Jakarta Entrepreneur (Jakpreneur).
Ia menjelaskan, selain anggota-anggota dari program Jakpreneur, UMKM yang terlibat pada gelaran ini merupakan yang berada di bawah pengelolaan Ancol sebagai tempat diselenggarakannya Jakarta Triathlon 2026.
"Ada Food and Beverage, kemudian ada handmade dan lain-lain. Nanti akan dilibatkan juga dalam bazar-bazar yang ada di Jakarta Triathlon ini dan juga pasti UMKM yang ada di bawah pengelolaan Ancol," jelas Lucky.
Baca juga: Disparekraf berharap Jakarta Triathlon berikan dampak ekonomi positif
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terus memperkuat posisi Jakarta sebagai destinasi unggulan sport tourism melalui penyelenggaraan Jakarta Triathlon 2026.
Ajang olahraga yang memadukan renang, bersepeda, dan lari ini akan berlangsung pada 13 September 2026 di Kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, sebagai bagian dari rangkaian perayaan 5 Abad Kota Jakarta.
Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, Jakarta Triathlon 2026 juga memiliki tujuan strategis untuk memperkuat ekosistem olahraga dan pariwisata di ibu kota.
Penyelenggaraan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, serta memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat melalui penguatan sektor sport tourism.
Baca juga: Gubernur DKI soroti posisi Jakarta sebagai destinasi sport tourism
Pewarta: Aldi Sultan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































