KSP tanamkan semangat pantang menyerah ke murid Sekolah Rakyat Malang

2 hours ago 1
Kalian jangan takut bersaing dengan orang-orang yang kategorinya mampu

Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman menanamkan semangat pantang menyerah dalam mengarungi hidup guna membangun optimisme seluruh pelajar Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 16 Kota Malang, Jawa Timur, sehingga mampu merengkuh kesuksesan dan cita-cita.

KSP Dudung dalam pidatonya di SRMP 16 Kota Malang, Jumat, mengatakan seluruh pelajar di sekolah itu tidak boleh merasa minder dan takut untuk bersaing dengan anak-anak yang berasal dari keluarga berada demi masa depan lebih baik.

"Kalian jangan takut bersaing dengan orang-orang yang kategorinya mampu," kata Dudung.

Pada kesempatan itu ia membagikan pengalaman pribadi tentang berbagai ujian yang telah dilalui dalam mengarungi kehidupan.

Baca juga: Dudung: Lahan gedung Sekolah Rakyat Kota Malang terus dikomunikasikan

Kepala KSP itu mengemukakan dirinya bukan berasal dari keluarga dengan ekonomi berkecukupan. Untuk memenuhi kebutuhan keluarga, almarhum ayahnya harus bekerja sebagai tukang sapu di perkantoran.

Ujian pun datang ketika sang ayah meninggal dunia dan untuk membantu ekonomi keluarga, Dudung muda harus berdagang koran.

"Anaknya ada delapan orang dan saya nomor enam, dan melihat dua adik perempuan, saya berjualan koran setiap jam 4 pagi harus bangun kemudian ke sekolah siang," kenangnya.

Pengalaman tentang beratnya hidup dikatakannya mampu menjadikan seseorang lebih bisa berperilaku adil, sederhana, dan memiliki kepedulian terhadap orang-orang di sekitar, hal itu merupakan modal menjadi seorang pemimpin yang bijaksana dalam mengambil keputusan serta membuat kebijakan.

Baca juga: Dudung beli lukisan Istana Negara karya siswi SRMP 16 Kota Malang

Ia menyatakan tempaan hidup dan kesulitan yang dialami harus dipandang sebagai sebuah fondasi membentuk karakter, kedisiplinan, rasa percaya diri, mental, dan empati para pelajar SRMP 16.

Nilai-nilai tersebut menjadi poin yang telah ditekankan di dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat.

"Sudah terjadi perubahan nyata dalam waktu hampir satu tahun belajar sejak Juli 2025," ucap Dudung Abdurachman.

Dalam momen itu Dudung menyampaikan ucapan terima kasih kepada para guru dan wali asuh karena sudah bekerja keras memberikan bimbingan kepada seluruh pelajar SRMP 16 Kota Malang.

Baca juga: Infrastruktur digital 93 Sekolah Rakyat ditargetkan siap Juli 2026

Pewarta: Ananto Pradana
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |