Yusril: Kemitraan RI dan AS terus tumbuh dalam semangat saling hormat

2 hours ago 3
Komunikasi dan pertemuan yang erat antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump mencerminkan komitmen bersama untuk menghadirkan manfaat konkret bagi kedua bangsa

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan RI Yusril Ihza Mahendra menyebut kemitraan Indonesia dan Amerika Serikat (AS) terus tumbuh dalam semangat saling menghormati.

Dalam perayaan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat Ke-250, di Jakarta, Kamis (11/6), ia menegaskan sejak hubungan kedua negara ditingkatkan menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif pada 2023, Indonesia dan AS terus memperkuat kerja sama untuk kepentingan bersama.

"Komunikasi dan pertemuan yang erat antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump mencerminkan komitmen bersama untuk menghadirkan manfaat konkret bagi kedua bangsa," ucap Yusril seperti dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Yusril menekankan pentingnya fondasi hukum dan kelembagaan dalam membangun kepercayaan, kepastian, dan keyakinan, dalam kemitraan Indonesia dan AS.

Menurutnya, hubungan ekonomi tetap menjadi salah satu pilar terkuat dalam relasi kedua negara, dimana AS merupakan salah satu tujuan ekspor terbesar Indonesia dan salah satu sumber utama investasi asing.

Baca juga: AS jajaki kerja sama maritim dengan Indonesia

Menko Yusril menyampaikan peluang kerja sama kedua negara terbuka luas, mulai dari energi, teknologi maju, ketahanan pangan, inovasi digital, hingga rantai pasok yang tangguh.

Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, lanjutnya, Indonesia berkomitmen menjadi bangsa yang kuat, berdaulat, dan sejahtera.

Yusril menilai ketahanan ekonomi, ketahanan pangan dan energi, teknologi tinggi, serta pertahanan nasional, menjadi bagian penting dari visi tersebut, sekaligus membuka ruang kerja sama yang bermakna dengan mitra terpercaya seperti AS.

Selain kerja sama antarpemerintah, ia menyoroti pentingnya hubungan antarmasyarakat. Disebutkan ribuan mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di AS serta kehadiran warga Amerika di Indonesia, baik sebagai akademisi, pengusaha, seniman, maupun wisatawan, sebagai bagian dari jembatan persahabatan kedua negara.

Hubungan tersebut, lanjutnya, semakin kuat melalui budaya, pendidikan, dan minat bersama, mulai dari jazz dan gamelan, basket dan bulu tangkis, kopi tubruk dan seattle coffee, hingga perpaduan batik dan blue jeans yang mencerminkan kreativitas serta keterbukaan masyarakat kedua negara.

Yusril juga menekankan peran generasi muda Indonesia dan AS yang kini semakin aktif berkolaborasi di bidang teknologi, perusahaan rintisan, industri kreatif, olahraga, film, dan musik.

Dia mengungkapkan diplomasi tidak hanya dibentuk di ruang pertemuan, tetapi juga oleh generasi baru inovator, kreator, dan pemimpin masa depan.

Baca juga: Kemhan pastikan kerja sama dengan AS perkuat pertahanan RI

Yusril tak lupa mengucapkan selamat atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia kepada pemerintah dan rakyat Amerika Serikat.

Ia melihat peringatan bersejarah tersebut sebagai momentum untuk mengenang keberanian, pengorbanan, serta keyakinan bahwa kemerdekaan harus memberi manfaat bagi martabat dan kesejahteraan rakyat.

“Peringatan ini bukan hanya perayaan kemerdekaan, melainkan juga perayaan persahabatan yang terus mendekatkan Indonesia dan Amerika Serikat,” ujar Menko Yusril.

Untuk itu ia mengajak seluruh pihak memperkuat kemitraan Indonesia-AS yang mendorong perdamaian, kemakmuran, keadilan, dan persahabatan yang lebih erat antara kedua bangsa.

Dia berharap persahabatan antara Indonesia dan AS terus tumbuh, bukan hanya sebagai kemitraan antarpemerintah, tetapi juga sebagai ikatan antara masyarakat, keluarga, pelajar, seniman, pengusaha, dan sahabat.

Baca juga: Bahasa Indonesia kian populer di AS lewat program BIPA

Pewarta: Agatha Olivia Victoria
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |