Komunitas Ojol Makassar shalat gaib doakan Affan Kurniawan

19 hours ago 2

Makassar (ANTARA) - Ratusan pengemudi ojek online (Ojol) menggelar shalat gaib bagi almarhum Affan Kurniawan seorang pengemudi Ojol yang tewas terlindas kendaraan taktis milik Satuan Brimob Polda Metro Jaya saat pembubaran demonstrasi di Jakarta, pada Kamis (28/8) malam.

"Kami semua merasa kehilangan yang mendalam. Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Asri Gompo perwakilan Ojol seusai salat gaib di Masjid 99 Kubah Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat.

Aksi bela sungkawa dengan menunaikan shalat gaib sekaligus mendoakan almarhum atas kejadian tersebut, sebagai bentuk rasa solidaritas dan kepedulian sesama pengemudi ojol.

"Almarhum Affan Kurniawan bukan hanya teman, tetapi saudara seperjuangan kami di jalan," tuturnya bersedih.

Shalat gaib dan doa bersama tersebut diikuti ratusan pengemudi Ojol dengan jaket atribut khas Gojek serta masyarakat lainnya seusai salat Jumat di Masjid 99 Kubah, Kawasan Reklamasi Center Point of Indonesia (CPI) Jalan Tanjung Bunga Makassar.

Aksi doa bersama ini dipimpin langsung oleh Asri Gompo, selaku koordinator lapangan. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk persaudaraan dan solidaritas antar sesama pengemudi ojol.

Suasana haru turut menyelimuti prosesi. Para pengemudi ojol terlihat saling menguatkan, serta menyerukan agar peristiwa serupa tidak terulang apalagi menelan korban jiwa.

Selain itu, komunitas ojol juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan, serta mengedepankan cara-cara damai dalam menyampaikan aspirasi.

Aksi solidaritas ini turut mendapat perhatian masyarakat sekitar masjid, yang ikut mendoakan almarhum serta memberi dukungan moral bagi keluarga besar pengemudi ojol.

Baca juga: Tragedi Affan Kurniawan dan ujian empati negara

Baca juga: Hadiri pemakaman Affan, Kapolda Metro Jaya minta maaf

Baca juga: Istana minta Polri usut rantis Brimob lindas ojol, polisi tahan diri

Pewarta: M Darwin Fatir
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |