Komisi V DPR minta KNKT usut kecelakaan kereta di Bekasi

4 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Komisi V DPR RI meminta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) segera melakukan investigasi menyeluruh atas kecelakaan kereta api yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di wilayah Bekasi guna mengungkap penyebab dan memperkuat sistem keselamatan perkeretaapian.

Anggota Komisi V DPR RI Danang Wicaksana Sulistya menegaskan investigasi komprehensif diperlukan untuk memastikan faktor penyebab insiden, baik aspek teknis, kesalahan manusia, maupun persoalan di perlintasan sebidang.

“Perlu investigasi lebih lanjut oleh KNKT untuk mengetahui secara detail penyebab kecelakaan ini, apakah faktor teknis, human error, atau masalah di perlintasan,” ujarnya dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Ia mengungkapkan informasi awal menunjukkan kecelakaan berkaitan dengan insiden di perlintasan sebidang JPL 85 yang diduga melibatkan kendaraan taksi listrik, sehingga memicu rangkaian kejadian hingga terjadi tabrakan kereta.

Menurut Danang, peristiwa ini menegaskan perlunya penguatan pengawasan dan sistem pengamanan di titik-titik rawan, terutama perlintasan sebidang yang masih kerap menjadi sumber kecelakaan transportasi.

Baca juga: Prabowo tegaskan pemerintah investigasi tabrakan kereta di Bekasi

Baca juga: KNKT kerahkan tim investigasi, kumpulkan fakta kecelakaan KA di Bekasi

Komisi V DPR RI, kata dia, akan terus memantau proses investigasi serta mendorong operator kereta dan otoritas perhubungan meningkatkan standar keselamatan secara menyeluruh.

Upaya tersebut mencakup evaluasi sistem pengamanan perlintasan, mulai dari penerapan teknologi, peningkatan peran petugas di lapangan, hingga penguatan disiplin masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas di jalur kereta.

Danang menilai perbaikan sistem keselamatan harus berbasis hasil investigasi agar langkah yang diambil tepat sasaran dan berkelanjutan.

“Kami berharap hasil investigasi KNKT nantinya dapat menjadi dasar perbaikan sistem keselamatan transportasi perkeretaapian di Indonesia,” katanya.

Dorongan percepatan investigasi ini menjadi bagian dari upaya mencegah terulangnya kecelakaan serupa, sekaligus memastikan keselamatan penumpang sebagai prioritas utama dalam layanan transportasi publik.

Baca juga: Ketua DPR: Keamanan jalur KA harus diperbaiki usai kecelakaan Bekasi

Baca juga: Seskab: Evakuasi korban tabrakan KA di Bekasi intensif dan cepat

Baca juga: Kemenhub ungkap dugaan kronologi awal insiden kereta di Bekasi Timur

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |