Komedian Tretan Muslim menangis karena kuota haji dikorupsi

2 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Komedian dan pendiri Tretan Universe Production, Tretan Muslim, menangis karena muncul kasus korupsi kuota haji yang dikorupsi saat berperan dalam film layar lebar pertamanya berjudul "Foufo".

Ia mengatakan kasus tersebut mampu membuat dia menampilkan sisi emosional yang dialami saat memerankan karakter utama film tentang penumpang objek terbang yang tak teridentifikasi (UFO) dari luar angkasa itu.

"Tapi saya enggak menyangka kalau perannya itu bahkan saya enggak dikasih komedi di sini. Nah, itu menarik. Malah justru banyak suruh drama," kata Muslim saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu.

Tretan Muslim memerankan tokoh Muslim, seorang pengepul barang bekas asal Madura yang berjuang keras demi membiayai ibadah haji ibunya.

Baca juga: Pemeran "Foufo" debut akting di usia 63 tahun

Sang aktor dituntut melakukan adegan menangis intens untuk film layar lebar pertamanya bersama aktris pendatang baru asal Pamekasan, Siti Kam, yang berperan sebagai ibunda Muslim di dalam film.

Awalnya, Tretan Muslim membayangkan kondisi kesehatan ibu kandungnya di dunia nyata untuk memancing air mata secara alami saat syuting.

Ia merasa sedih karena tidak bisa memberangkatkan haji ibu kandungnya lantaran fisik sang ibu yang sudah kurang bugar.

"Di film ini, saya menghajikan ibu saya, di film ini yang jadi ibu saya, Ibu Siti Kam. Tapi di 'real life', saya enggak bisa menghajikan, karena kondisi ibu saya udah kurang fit fisiknya, gitu," kata Muslim.

Namun, ia menambahkan, "Dan juga kuota haji kan dikorupsi juga, ya. Ini sedih juga, Bro, banyak orang yang enggak haji-haji", ujar Muslim.

Baca juga: Ade Bibir lakukan live dubbing di lokasi syuting film "Foufo"

Baca juga: 2.500 peserta ikuti pemilihan pemeran film "Foufo" di Surabaya

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |