Klub Jerman HSV berlatih sepak bola bersama anak-anak di NTT

3 hours ago 1

Kupang (ANTARA) - Pelatih dan pemain putri klub sepak bola asal Jerman Hamburger Sport-Verein (HSV) berkunjung ke Kota So'e Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) Nusa Tenggara Timur dan berlatih sepak bola bersama anak perempuan di daerah itu melalui program pemberdayaan melalui olahraga.

Direktur Program Plan Indonesia Ida Ngurah ditemui di Kupang, Rabu malam, mengatakan sepak bola tidak hanya menjadi sarana olahraga, tetapi juga ruang bagi anak perempuan untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan dan keberanian menembus berbagai batasan sosial.

“Sepak bola memiliki kekuatan untuk menyatukan dan menginspirasi. Namun, bagi Plan Indonesia, sepak bola juga merupakan ruang bagi anak perempuan untuk belajar memimpin, membangun kepercayaan diri, dan menantang norma gender yang masih membatasi mereka," katanya.

Dia mengatakan Plan ingin memastikan lebih banyak anak perempuan memiliki kesempatan yang setara untuk berkembang, baik di dalam maupun di luar lapangan,” katanya.

Kegiatan hasil kolaborasi Plan Indonesia, Plan Jerman, dan HSV tersebut memanfaatkan sepak bola sebagai sarana penguatan kapasitas anak perempuan sekaligus mendorong kesetaraan gender.

Melalui sesi latihan, diskusi, dan pertukaran pengalaman, para peserta belajar teknik bermain sepak bola, kerja sama tim, kepemimpinan, serta membangun kepercayaan diri untuk berpartisipasi dalam olahraga tanpa memandang gender.

Tim dari Plan Indonesia, Plan Jerman, serta pemain dan pelatih HSV Putri Jerman berpose bersama saat ditemui di Kupang, Rabu malam. ANTARA/Kornelis Kaha.

Pemain sekaligus kapten HSV putri, Pauline Machtens mengaku terkesan dengan semangat para peserta selama mengikuti kegiatan tersebut.

“Merupakan kehormatan bagi kami bisa berbagi pengalaman dengan anak-anak perempuan di Indonesia, khususnya di NTT. Kami melihat semangat yang luar biasa dari mereka. Kami berharap mereka terus percaya pada kemampuan diri sendiri dan berani mengejar impian mereka, baik di dalam maupun di luar lapangan,” ujarnya.

Menurut dia, anak-anak Indonesia khususnya NTT, terlebih anak-anak perempuan di TTS memiliki kualitas yang bagus dalam hal sepak bola, namun sayangnya minim akan fasilitas.

Dalam kesempatan tersebut bekerja sama dengan Plan Jerman, kapten HSV itu menjadi sponsor untuk salah satu peserta, yakni Agnes (13), pelajar SMP asal TTS yang tergabung dalam program Girls Football 3.0 Plan Indonesia.

"Saya berharap dia bisa mengejar mimpinya, dan orang tuanya juga sangat mendukung. Saya sempat berbicara dengan orang tuanya," ujarnya.

Agnes yang sebelumnya turut membawa timnya meraih posisi kedua dalam turnamen sepak bola di TTS pada Februari 2026 itu berharap dapat terus mengembangkan kemampuannya di dunia sepak bola.

“Saya sangat senang bisa berlatih bersama para pemain sepak bola dari Jerman. Pengalaman ini membuat saya semakin percaya diri dan terinspirasi untuk terus berlatih agar suatu hari nanti bisa menjadi pemain sepak bola profesional dan membanggakan daerah saya,” katanya.

Pewarta: Kornelis Kaha
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |