Ketua IDAI: Indonesia butuh tambahan 400 konsultan jantung anak

2 weeks ago 8

Bengkulu (ANTARA) - Ketua Pengurus Pusat IDAI Piprim Basarah Yanuarso menyatakan Indonesia saat ini masih membutuhkan tambahan sekitar 400 orang dokter lagi sebagai konsultan kesehatan jantung anak.

“Kalau kecukupan konsultan jantung anak dari perhitungan kami sekitar 500-an dibutuhkan se-Indonesia, sedangkan sekarang baru sekitar 100 konsultan jantung anak di seluruh Indonesia,” kata Ketua Pengurus Pusat IDAI Piprim Basarah Yanuarso di Bengkulu Jumat.

Tambahan tersebut kata dia dibutuhkan untuk memberikan layanan yang bisa menjangkau seluruh wilayah di tanah air. Hal tersebut juga mengingat, penyakit jantung bawaan dicatat terjadi sekitar 1 dari 100 bayi lahir hidup.

Menurut dia dengan jumlah kelahiran di Indonesia sekitar 4,5 juta hingga 5 juta bayi per tahun, maka diperkirakan terdapat sekitar 50 ribu anak yang lahir dengan penyakit jantung bawaan setiap tahun.

Lebih lanjut, saat ini Indonesia kata dia sudah memiliki sekitar 6.000 dokter anak dari kebutuhan nasional sekitar 6.800 hingga 7.000 orang.

Selain menambah jumlah tenaga ahli, IDAI mendorong pemanfaatan teknologi telemedisin yang sudah berkembang lebih baik saat ini sebagai solusi sementara.

Baca juga: IDAI sediakan layanan pemeriksaan jantung gratis bagi anak Bengkulu

Ia menilai sistem tersebut memungkinkan anak tetap mendapatkan layanan meski konsultan jantung anak berada di wilayah berbeda. Upaya itu juga menjadi jembatan sambil menunggu pendidikan dokter jantung anak selesai dan kembali bertugas di daerah.

Dengan berbagai langkah tersebut, IDAI berharap layanan kesehatan jantung anak dapat semakin menjangkau seluruh wilayah Indonesia. Dia juga menekankan pemerataan tenaga medis menjadi hal penting yang perlu diperhatikan agar setiap anak memperoleh akses penanganan yang memadai.

Baca juga: IDAI puji tindakan heroik dokter selamatkan balita kejang di pesawat

Pewarta: Boyke Ledy Watra
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |