Ketua DPR: Keamanan jalur KA harus diperbaiki usai kecelakaan Bekasi

4 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan bahwa keamanan jalur kereta api (KA) harus diperbaiki untuk meningkatkan unsur keselamatan, usai kecelakaan kereta api (KA) jarak jauh dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat.

Dia mengatakan kecelakaan kereta itu tidak hanya menghadirkan duka karena jatuhnya korban jiwa dan luka-luka, tetapi juga menempatkan kembali keselamatan transportasi publik sebagai ukuran utama kepercayaan masyarakat terhadap layanan harian yang digunakan jutaan orang.

"Kita minta pemerintah, KAI, bersama stakeholder terkait untuk lebih memprioritaskan persoalan keselamatan di jalur kereta api. Sistem dan keamanan pada jalur kereta api harus diperbaiki,” kata Puan di Jakarta, Selasa.

Dia menyampaikan bahwa masih banyak perlintasan sebidang di sepanjang perlintasan kereta. Karena keamanannya sangat kurang, menurut dia, kecelakaan kereta seringkali terjadi dan harus disikapi dengan serius.

Puan menjelaskan bahwa dalam sistem mobilitas perkotaan seperti Jabodetabek, KAI Commuter Line atau KRL bukan sekadar moda angkut massal, melainkan infrastruktur sosial yang menopang ritme kerja, pendidikan, dan aktivitas ekonomi masyarakat setiap hari.

“Karena itu, setiap insiden besar tidak hanya berdampak pada korban langsung, tetapi juga berpotensi mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap rasa aman menggunakan transportasi kereta,” katanya.

Dia menilai kecelakaan antara KRL dan Argo Bromo Anggrek memperlihatkan bahwa jalur padat metropolitan kini bekerja dalam tingkat kompleksitas yang semakin tinggi, mulai dari frekuensi perjalanan meningkat, jenis layanan berbagi lintasan yang sama, dan ruang toleransi terhadap gangguan semakin sempit.

“Dalam kondisi seperti ini, keselamatan tidak cukup dilihat hanya sebagai kepatuhan prosedur operasional harian, tetapi harus hadir dalam bentuk standarisasi pengamanan yang mampu meyakinkan masyarakat bahwa setiap potensi risiko sudah diantisipasi,” katanya.

Di tengah tingginya ketergantungan masyarakat terhadap KRL, dia pun menekankan pentingnya pembelajaran yang harus diambil pasca-kejadian, terkait dengan tingkat keselamatan penggunaan transportasi kereta.

“KRL tetap harus menjadi moda transportasi yang paling dapat dipercaya dari sisi keselamatan,” kata dia.

Puan menilai bahwa masyarakat tidak boleh dibiarkan berada dalam situasi ragu dalam menggunakan transportasi kereta akibat kecelakaan itu. Menurut dia, pemerintah perlu menunjukkan bahwa standar keselamatan diperbarui secara nyata, terukur, dan dapat dipahami masyarakat.

Dia juga mendorong agar investigasi atas kecelakaan tersebut harus menghasilkan pembelajaran struktural yang jelas.

“Dan hasil terpenting dari evaluasi ini adalah memastikan masyarakat melihat bahwa menggunakan KRL tetap merupakan pilihan transportasi yang aman, rasional, dan didukung oleh sistem keselamatan yang terus diperkuat,” katanya.

Baca juga: DPR minta investigasi menyeluruh insiden tabrakan kereta di Bekasi

Baca juga: Istana: Presiden perintahkan korban laka kereta dapat layanan terbaik

Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |