Kulon Progo (ANTARA) - Suasana haru dan isak tangis bahagia menyambut kedatangan 357 haji kloter pertama asal Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang tiba di tanah air melalui Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), pada Selasa.
Rombongan jamaah haji tersebut disambut oleh Bupati Kulon Progo Agung Setyawan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam prosesi penyambutan resmi di Masjid Agung Kulon Progo.
Bupati Agung Setyawan di Kulon Progo, menyampaikan rasa syukur atas kepulangan para tamu Allah tersebut dalam kondisi sehat.
Ia juga menyampaikan duka cita mendalam bagi satu haji yang wafat di Tanah Suci, yakni Ngadikin asal Plumbon.
"Terdapat pula dua orang yang terpaksa menunda kepulangan karena masih menjalani perawatan intensif di Arab Saudi, yakni Jalal Amat Iman dan Sabilah Somowijiyo. Kita doakan bersama semoga segera diberikan kesembuhan," kata bupati.
Baca juga: Bea Cukai Yogyakarta pastikan kepabeanan jamaah haji di bandara lancar
Ia menekankan agar para jamaah yang telah kembali dapat menjaga predikat haji mabrur melalui perubahan perilaku yang nyata dalam kehidupan bermasyarakat. Ia berharap para jemaah dapat meningkatkan ketakwaan, kepedulian sosial, serta mempererat jalinan ukhuwah Islamiyah di lingkungan masing-masing.
"Jadilah pribadi yang gemar menolong, rendah hati, dan mampu membaur tanpa membedakan golongan. Kehadiran Bapak dan Ibu diharapkan membawa cahaya bagi masyarakat Kulon Progo agar semakin guyub dan rukun," harapnya.
Di akhir sambutannya, bupati turut memohon doa restu kepada para jamaah agar jajaran pemerintah daerah senantiasa diberikan kekuatan dan keistiqomahan dalam melayani masyarakat dengan amanah.
Sementara itu, seorang anggota jamaah, Zuhdi Malik mengungkapkan apresiasinya terhadap manajemen pelayanan haji tahun ini yang dinilai berjalan sukses. Menurutnya, kesigapan petugas dalam melayani jamaah, baik dari sisi transportasi, fasilitas, maupun konsumsi, sangat dirasakan manfaatnya selama di Tanah Suci.
Zuhdi mengaku sangat bersyukur dapat kembali ke tanah air dengan selamat dan segera bertemu dengan keluarga yang telah lama menanti.
"Penyelenggaraan haji tahun ini sukses. Petugas sangat sigap dan cekatan. Meski sempat terkendala suhu panas ekstrem di Arab Saudi, kami dapat mengantisipasinya dengan mengikuti instruksi kesehatan secara disiplin," ungkap Zuhdi.
Pemerintah Kabupaten Kulon Progo memastikan proses kepulangan jamaah haji kloter berikutnya akan terus dipantau agar berjalan lancar. Pihaknya juga berkomitmen untuk terus memantau kondisi dua jamaah yang masih dirawat di Arab Saudi hingga nantinya dapat kembali ke kampung halaman dengan selamat.
Baca juga: Pemerintah ingatkan jamaah soal larangan bawa air zamzam dalam koper
Baca juga: Kloter perdana jamaah haji asal Soppeng tiba di Debarkasi Makassar
Pewarta: Sutarmi
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.














































