Tangerang (ANTARA) - Staf Khusus (Stafsus) Menteri Sosial (Mensos) Fuji Abdul Rohman mengapresiasi Festival Muharram di Desa Cengkok Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten, yang mampu menggabungkan berbagai program sosial dalam satu kegiatan, sekaligus menggerakkan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal.
Fuji mengatakan kegiatan semacam ini menjadi bukti bahwa kohesi sosial di tengah masyarakat mampu membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial, sekaligus mendorong terwujudnya kesejahteraan masyarakat.
"Ini bisa jadi pilot project bagi desa lainnya, karena banyak sekali kegiatan yang dilaksanakan dan masyarakat sangat antusias," kata Fuji saat memberikan sambutan dalam acara Festival Muharram di Desa Cengkok Balaraja, Sabtu.
Karena itu pihaknya siap menjadikan Festival Muharram di Desa Cengkok Balaraja sebagai bagian kegiatan yang didukung, karena tingginya antusias masyarakat serta keterlibatan berbagai pihak.
Baca juga: "Muharram Tangerang Berbagi" santuni 1.445 anak yatim-dhuafa
Apalagi kegiatan tersebut bukan hanya fokus pada kegiatan keagamaan, tetapi juga sosial seperti pelayanan e-KTP, Cek Kesehatan Gratis (CKG), sunatan massal, dan lainnya. Meski hanya tingkat desa, tetapi kegiatan yang dilaksanakan sudah skala kabupaten.
"Ini bisa jadi contoh bagi desa lainnya untuk bersama membuat acara ini, sehingga berbagai masalah sosial bisa teratasi," ujarnya.
Ia menjelaskan Kementerian Sosial (Kemensos) saat ini sedang terus memperbaiki sistem pendataan sosial agar penyaluran bantuan sosial semakin tepat sasaran melalui digitalisasi data penerima manfaat.
"Digitalisasi bansos sedang disiapkan agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak," kata Fuji.
Sebagai informasi, Festival Muharram di Desa Cengkok Balaraja, Kabupaten Tangerang, menghadirkan rangkaian kegiatan yang memadukan pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi masyarakat, aksi sosial, hingga temu wicara literasi antikorupsi.
Baca juga: 5.000 orang ramaikan jalan sehat sarungan di Kota Tangerang
Bupati Tangerang Maesyal Rasyid mengatakan Festival Muharram Cengkok tidak hanya menghadirkan hiburan dan kegiatan keagamaan, tetapi juga berbagai layanan publik yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
"Kami menghadirkan layanan CKG, pelayanan administrasi kependudukan seperti pembuatan e-KTP, serta sunatan massal. Jadi Festival Muharram ini benar-benar lengkap karena masyarakat bisa mendapatkan berbagai pelayanan dalam satu tempat," katanya.
Ia juga mengajak peran aktif masyarakat untuk bersama menjaga lingkungan dari masalah sampah, pemeriksaan rutin kesehatan ke faskes terdekat, serta program sekolah gratis.
"Adanya keterlibatan dari warga yang bersama-sama mendukung program pemerintah dalam suatu kegiatan, ini bisa jadi solusi dalam menekan masalah sosial," ujarnya.
Baca juga: Menag jadikan setiap 10 Muharam sebagai Lebaran Anak Yatim dan Difabel
Pewarta: Achmad Irfan
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































