Kemenpar soroti wisata olahraga percepat pertumbuhan pariwisata

18 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Juru Bicara Kementerian Pariwisata Nia Niscaya menyoroti adanya peluang dari wisata olahraga yang dapat mempercepat pertumbuhan sektor pariwisata secara nasional.

Nia mengatakan segmen wisata olahraga memiliki pertumbuhan tercepat di dunia. Mengutip data UN Tourism (UNWTO), dia menyebut sektor wisata olahraga menyumbang 10 persen dari total pengeluaran wisatawan global dan akan tumbuh mencapai 17,5 persen per tahun 2030.

"Pertumbuhan ini didorong oleh kecenderungan wisatawan yang mencari pengalaman berkesan dan menyehatkan, bukan hanya sebagai hiburan," kata Nia kepada ANTARA di Jakarta, Rabu.

Nia juga menilai event wisata olahraga efektif dalam mendorong pertumbuhan pariwisata. Dalam hal ini, Kementerian Pariwisata secara konsisten memberikan dukungan dalam pengembangan sport tourism sebagai salah satu motor pertumbuhan pariwisata Indonesia.

Baca juga: Kemenpar perkuat event daerah untuk tarik minat wisatawan

Dukungan tersebut meliputi penguatan destinasi dan atraksi olahraga, peningkatan kapasitas pelaku industri, promosi terintegrasi melalui kampanye nasional, serta fasilitasi penyelenggaraan event olahraga yang memiliki potensi mendatangkan wisatawan.

Ia juga menyampaikan bila Kementerian Pariwisata bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga telah menandatangani Nota Kesepahaman Bersama (MoU) sebagai langkah strategis memperkuat sinergi lintas sektor dalam pengembangan wisata olahraga Indonesia.

MoU tersebut mencakup kolaborasi dalam memetakan potensi event, standardisasi penyelenggaraan, pengembangan sport venue yang ramah wisatawan, hingga promosi bersama untuk event-event berskala nasional maupun internasional.

Meski demikian, dampak ekonomi dari penyelenggaraan event wisata olahraga saat ini masih relatif lebih kecil dibandingkan dengan aktivitas pendukung utamanya yakni wisata kebugaran, petualangan dan pengalaman.

Baca juga: 11 event unggulan dari Jawa Timur masuk dalam KEN 2026

Menurut laporan International Visitor Arrivals by Tourism Activities Undertaken While in Indonesia (percent) tahun 2024, kontribusi wisata olahraga terhadap kunjungan wisman hanya sebesar 9,74 persen, sedangkan aktivitas kebugaran menjadi bagian wisata kesehatan yang memberikan kontribusi sebesar 13,35 persen, wisata petualangan memberikan kontribusi sebesar 41,45 persen dan wisata pengalaman atau integrated area tourism memberikan kontribusi sebesar 10,9 persen dari total kunjungan wisatawan mancanegara.

Maka dari itu, Kementerian Pariwisata terus memperkuat koordinasi bersama pemerintah daerah untuk menyelenggarakan event berkualitas ciri khas Indonesia akan mengangkat nama di kancah global di berbagai topik, termasuk wisata olahraga.

Event yang menarik itu kemudian akan dimasukkan ke dalam program Karisma Event Nusantara (KEN) yang dikurasi secara ketat tiap tahunnya.

Kementerian Pariwisata turut mendorong pemerintah daerah mengembangkan pariwisata olahraga yang didukung dengan aktivitas kebugaran, petualangan dan pengalaman sebagai unsur pendukung utama wisata olahraga untuk meningkatkan kunjungan wisatawan berkualitas, yakni memiliki lama tinggal dan pengeluaran yang lebih besar serta punya kepedulian terhadap lingkungan dan pariwisata berkelanjutan yang tinggi.

Baca juga: Menpar tekankan pentingnya konektivitas di KEK Tanjung Kelayang

Baca juga: Menpar kawal kesiapan Belitong jelang revalidasi UNESCO

Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |