Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perhubungan menyiapkan 841 kapal dengan kapasitas angkut sekitar 3,2 juta penumpang untuk mendukung kelancaran angkutan laut selama periode Lebaran 2026 di berbagai rute nasional.
“Khusus untuk operasional angkutan laut Lebaran, pemerintah telah menyiapkan 841 kapal dengan total kapasitas angkut mencapai sekitar 3,2 juta penumpang," kata Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Dia menyampaikan penyiapan ratusan kapal itu sebagai upaya pemerintah memastikan kesiapan armada dan layanan pelabuhan guna mendukung kelancaran perjalanan masyarakat selama periode angkutan mudik dan arus balik Lebaran 1447 Hijriah.
Menurut Menhub, moda angkutan laut memegang peran strategis, terutama dalam melayani wilayah kepulauan, daerah terpencil, terluar, dan perbatasan.
Baca juga: Bandara YIA Kulon Progo siap sambut arus mudik Lebaran 2026
Kemenhub sendiri telah menyiapkan langkah konkret untuk menjamin kecukupan layanan. Proses uji kelaiklautan kapal telah dilakukan, mencakup kapal penumpang, kapal penyeberangan, kapal cepat, kapal tradisional, hingga kapal wisata.
“Kita harus memastikan bahwa layanan angkutan laut selama Lebaran berlangsung aman, selamat, nyaman, tertib, dan lancar,” ujar Menhub.
Kemudian sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat sekaligus stimulus ekonomi, pemerintah kembali menghadirkan program tiket gratis, dengan kuota lebih dari 66 ribu penumpang.
Pendaftaran dibuka mulai 6 Maret 2026, dengan periode keberangkatan antara 11 Maret hingga 6 April 2026. Pemerintah juga memberikan diskon tarif sebesar 30 persen untuk seluruh trayek kapal kewajiban pelayanan publik (Public Service Obligation/PSO) PT Pelni kelas ekonomi, yang mencakup lebih dari 445 ribu tiket.
Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































