Kemendikdasmen beri perhatian kelompok bermain-penitipan anak

18 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat implementasi Wajib Belajar 13 Tahun dengan memberikan perhatian terhadap layanan kelompok bermain maupun penitipan anak agar kualitas layanan pendidikan sejak usia dini semakin baik.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Rabu, mengatakan pihaknya terus memperkuat pendidikan sejak usia dini melalui implementasi Wajib Belajar 13 Tahun yang dimulai dari taman kanak-kanak.

Menurutnya, PAUD merupakan fondasi penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Baca juga: Wamendikdasmen tekankan pentingnya pendidikan karakter pada PAUD

“Kami di kementerian berkomitmen memperkuat pendidikan anak usia dini. Wajib Belajar 13 Tahun dimulai dari taman kanak-kanak, dan kami juga terus memberikan perhatian terhadap layanan kelompok bermain maupun penitipan anak agar kualitas layanan pendidikan sejak usia dini semakin baik,” katanya.

Ia menambahkan berbagai hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman belajar pada usia dini sangat menentukan keberhasilan peserta didik pada jenjang pendidikan berikutnya.

Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas layanan PAUD sebagai bagian dari penguatan fondasi pendidikan nasional.

Lebih lanjut, Mu’ti menegaskan peningkatan mutu pendidikan dasar menjadi salah satu prioritas Kemendikdasmen.

Menurutnya, pendidikan dasar merupakan foundation education yang menentukan perkembangan akademik, karakter, kecakapan sosial, hingga kepercayaan diri peserta didik pada jenjang selanjutnya.

“Pendidikan dasar adalah fondasi. Karena itu, kualitas guru, proses pembelajaran, penguatan kemampuan dasar, pembentukan karakter, perkembangan motorik, spiritual, maupun kecakapan sosial harus menjadi perhatian utama,” ujarnya.

Baca juga: Pada usia berapa anak sudah bisa masuk sekolah?

Baca juga: Guru diduga lecehkan murid, KPAI panggil pengelola sekolah

Sebagai dasar penyusunan kebijakan, Kemendikdasmen juga terus memanfaatkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) untuk memetakan kondisi pendidikan di seluruh Indonesia, sehingga berbagai program dapat dilaksanakan secara lebih tepat sasaran sesuai kebutuhan masing-masing daerah.

Melalui berbagai kebijakan tersebut, Kemendikdasmen berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas, inklusif, dan berdaya saing guna mendukung terwujudnya generasi Indonesia yang unggul sesuai arah pembangunan nasional.

Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |