Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kebudayaan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menggelar kegiatan Pasar Pagi Nusantara Culutral Fair Day di Halaman Gedung A, Kementerian Pendidikan Dasar, dan Menengah, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan bahwa kegiatan itu berlangsung dengan memadukan pelestarian budaya, seni, musik, hingga pemberdayaan pelaku usaha berbasis budaya.
“Kita menyelenggarakan Pasar Pagi Nusantara Cultural Fair Day. Ini, merupakan kegiatan yang kita selenggarakan untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” kata Fadli Zon di Jakarta, Minggu.
Kegiatan positif tersebut dilaksanakan bertepatan dengan Car Free Day (CFD), sehingga Cultural Fair Day ini dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat untuk lebih mengenal kebudayaan yang dimiliki oleh Indonesia sembari berolahraga.
Baca juga: Fadli Zon sebut AI juga perangkat untuk memajukan kebudayaan
Kegiatan tersebut dipadati para pengunjung yang terus menerus berdatangan yang ingin lebih kenal dengan kebudayaan Indonesia.
“Jadi kegiatan Cultural Fair Day ini juga bersamaan dengan Car Free Day, ternyata cukup antusias,” ucap dia.
Dalam kegiatan Cultural Fair Day, Kemenbud juga menggandeng Institut Musik Jalanan (IMJ) yang selama ini telah bekerja sama dengan kementerian tersebut.
Kemenbud memberikan dukungan berupa fasilitasi alat musik dan perangkat sound system bagi para musisi jalanan.
Nuansa musik juga diperkuat dengan penampilan Congrok, sebuah bentuk akulturasi antara musik keroncong dan rock yang diperkenalkan oleh inisiatornya dari Semarang, Cokro.
Pertunjukan seni tari turut meramaikan acara melalui penampilan Happy Salma dan Rosmala. Sementara itu, generasi muda ikut terlibat melalui aksi flash mob yang menjadi salah satu daya tarik kegiatan.
Kemenbud berharap Cultural Fair Day tidak berhenti sebagai kegiatan perayaan HUT Kemerdekaan. Agenda tersebut diharapkan dapat digelar secara rutin, bahkan setiap bulan, untuk membuka ruang bagi UMKM yang bergerak di bidang kebudayaan.
“Cultural Fair Day” sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong ekonomi budaya dengan mempertemukan masyarakat, pelaku seni, UMKM, dan berbagai produk budaya melalui satu ruang publik.
Baca juga: Indonesia-Iran perkuat kerja sama budaya lewat film dan sastra
Baca juga: Menbud: Museum Sriwijaya disiapkan jadi laboratorium riset kebudayaan
Baca juga: Menbud: Diplomasi budaya efektif perkuat hubungan antarbangsa
Pewarta: Chairul Rohman
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































