TNI AU distribusikan 13 ton bantuan untuk korban gempa di NTT

1 hour ago 2
Dari Maumere kemudian akan kami distribusikan ke Ende, Nagekeo, Bajawa, dan beberapa daerah lainnya

Kupang (ANTARA) - Markas Besar TNI AU membantu distribusi 13 ton bantuan sembako dan logistik menggunakan pesawat Hercules untuk korban gempa dengan Magnitudo 7,7 di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Komandan Lanud El Tari Kupang Marsma TNI Somad di Kupang, Minggu mengatakan 13 ton bantuan itu akan diterbangkan ke Maumere, Kabupaten Sikka, baru kemudian didistribusikan ke sejumlah daerah bencana terdekat.

“Dari Maumere kemudian akan kami distribusikan ke Ende, Nagekeo, Bajawa, dan beberapa daerah lainnya,” kata Somad.

Baca juga: Bantuan Presiden Prabowo untuk korban gempa NTT tiba di Maumere

Sejumlah bantuan itu juga nantinya akan diangkut menggunakan helikopter yang sudah disiagakan di daerah tersebut untuk distribusi langsung ke daerah-daerah yang terisolir.

Untuk mendukung mendistribusikan bantuan untuk korban bencana gempa di Flores, lanjutnya, TNI mengirimkan tiga pesawatnya yakni dua pesawat Hercules dan satu pesawat Boeing.

Sementara Lanud El Tari juga mengirimkan sejumlah bantuan seperti makanan, pakaian, minuman, serta sejumlah alat-alat kesehatan yang masih kurang di daerah terdampak bencana.

Dia mengatakan tidak ada kendala yang dihadapi dalam pendistribusian bantuan hingga hari kedua ini.

Baca juga: PMI NTB salurkan 300 paket bantuan untuk korban gempa di NTT

“Untuk kendala, ini baru hari kedua, tetapi memang tak ada kendala yang berarti selama proses pendistribusian,” ucap Somad.

Untuk membantu para korban gempa di Flores, Lanud El Tari juga mengirimkan personel untuk ditempatkan di Maumere, Labuan Bajo, serta lokasi-lokasi yang sangat rawan dan membutuhkan bantuan.

Jumlah personel yang dikerahkan mencapai 66 orang yang bertugas untuk membantu dan memperlancar kebutuhan para korban gempa di Flores.

Baca juga: Kemenkes targetkan RSUD terdampak gempa NTT pulih dalam sepekan

Pewarta: Kornelis Kaha
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |