Kemenag luncurkan program masjid ramah pemudik di Aceh

2 hours ago 3

Banda Aceh (ANTARA) - Kementerian Agama (Kemenag) resmi meluncurkan program masjid ramah pemudik menjelang pelaksanaan hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Masjid Baitul Huda Blang Malu, Kabupaten Pidie, Aceh.

"Peluncuran ini sebagai upaya menghadirkan layanan masjid ramah dan nyaman bagi masyarakat, khususnya para pemudik menjelang Idul Fitri," kata Staf Ahli Menteri Agama Bidang Hukum dan HAM, Faisal Ali Hasyim, di Pidie, Aceh, Senin.

Faisal mengatakan, peluncuran di Masjid Baitul Huda Blang Malu ini merupakan pilihan langsung oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar. Pemilihan masjid tersebut juga berkaitan dengan kunjungannya beberapa waktu lalu saat berada di Aceh saat musibah banjir.

“Karena terkesan, masjid ini dipilih langsung oleh Menteri Agama RI sebagai tempat kickoff Masjid Ramah Pemudik. Beliau sempat melaksanakan shalat berjamaah di masjid ini saat berkunjung ke Aceh,” ujarnya.

Faisal mengatakan, masjid memiliki peran strategis dalam melayani masyarakat. Selain sebagai tempat ibadah, masjid juga dapat menjadi pusat aktivitas sosial yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Menurutnya, pengelolaan dan pelayanan masjid perlu terus ditingkatkan agar mampu memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat.

Ia berharap, Masjid Baitul Huda Blang Malu dapat menjadi pionir dalam mengembangkan fungsi masjid, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pelayanan masyarakat.

“Melihat kondisi masjid ini, seharusnya masjid-masjid lain di Aceh bisa mencontoh,” katanya.

Faisal menambahkan, untuk membantu masyarakat yang sedang bermudik, masjid bisa mengoptimalkan penyediaan fasilitas yang pendukung seperti tempat mandi dan pengisian daya telepon seluler sehingga merasa lebih nyaman saat beristirahat di masjid.

“Masjid harus mampu menghadirkan pelayanan yang memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” ujar Faisal.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Azhari mengatakan pihaknya telah menyiapkan sebanyak 190 masjid ramah pemudik yang dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat beristirahat selama arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah.

Ia menjelaskan, masjid-masjid tersebut tersebar di sepanjang jalur utama mudik di Aceh dan dapat dimanfaatkan pemudik sebagai tempat beristirahat sementara sebelum melanjutkan perjalanan jarak jauh.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri saat melakukan perjalanan mudik. Jika merasa lelah, Kemenag telah menyiapkan 190 masjid yang siap melayani selama 24 jam pada fase arus mudik dan arus balik lebaran 2026 di Aceh,” demikian Azhari.

Baca juga: ASDP optimalkan tiket daring guna berantas praktik calo di pelabuhan

Baca juga: Gubernur Lampung bentuk satgas bersama pastikan kelancaran arus mudik

Baca juga: Gubernur Sumut lepas 6.500 peserta program Mudik Gratis Idul Fitri

Pewarta: Rahmat Fajri
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |