Kebakaran rumah dinas di Jatinegara, kerugian capai Rp10 juta

3 weeks ago 13

Jakarta (ANTARA) - Kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah dinas milik Dinas Pertamanan di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Jalan Kebon Nanas, RT 01/RW 05, Kelurahan Cipinang Besar Selatan, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, menyebabkan kerugian mencapai Rp10 juta.

"Objek yang terbakar merupakan rumah dinas kantor TPU milik Dinas Pertamanan pada Minggu (31/5) malam. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp10 juta," kata Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur Abdul Wahid di Jakarta, Senin.

Laporan kebakaran itu diterima petugas pada pukul 21.25 WIB. Informasi pertama disampaikan oleh seorang warga bernama Taufiq yang melihat kobaran api di lokasi kejadian.

Saat kebakaran itu terjadi, rumah dinas kantor TPU milik Dinas Pertamanan itu diketahui dalam kondisi kosong dan tidak dihuni. Luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 12 meter persegi.

Berdasarkan hasil pendataan awal petugas, kebakaran tersebut diduga dipicu fenomena kelistrikan.

Saat kejadian, warga sekitar baru saja selesai beraktivitas, namun kemudian mendengar teriakan yang mengabarkan adanya kebakaran. Ketika dicek, api sudah membesar dan membakar bangunan tersebut.

Baca juga: Sebelas mobil damkar padamkan kebakaran rumah dinas di Jatinegara

Warga secepatnya menghubungi Sentra Komando Kebakaran (SCC) Damkar Jakarta untuk meminta bantuan. Menindaklanjuti laporan tersebut, Sudin Gulkarmat Jakarta Timur mengerahkan 11 unit pemadam kebakaran dengan dukungan 55 personel ke lokasi.

"Unit pertama tiba di lokasi pada pukul 21.28 WIB dan langsung melakukan penanganan. Proses pemadaman dimulai pukul 21.34 WIB," ujar Abdul.

Petugas dapat melokalisasi api pada pukul 21.44 WIB sehingga kebakaran tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.

Setelah api dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan mulai pukul 21.52 WIB untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Operasi pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 22.15 WIB.

Meski menyebabkan kerugian material, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Petugas sempat menyelamatkan tiga kepala keluarga (KK) atau sembilan jiwa yang berada di sekitar lokasi dari potensi dampak kebakaran yang lebih besar.

Abdul pun mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan instalasi listrik yang dapat memicu kebakaran. Pemeriksaan berkala terhadap jaringan dan peralatan listrik dinilai penting guna mencegah kejadian serupa terulang.

"Korban nihil dan pemadaman telah selesai dilakukan. Situasi di lokasi sudah aman," ucap Abdul.

Baca juga: Sempat padam, rumah di Krendang Jakbar kembali terbakar

Baca juga: DKI beri "trauma healing" kepada anak korban kebakaran di Jakbar

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |