KBRI Warsawa dorong diplomasi ekonomi-investasi Polandia ke Indonesia

2 days ago 4

Jakarta (ANTARA) - KBRI Warsawa menyelenggarakan dua forum bisnis strategis Polandia guna mendorong peningkatan capaian perdagangan, pariwisata, dan investasi—dengan memanfaatkan momentum pertumbuhan ekonomi negara Eropa tersebut.

Kegiatan tersebut masing-masing diselenggarakan di Kota Krakow pada 21 April, disusul di Kota Łódź pada 23 April 2026.

“Melalui kedua forum bisnis tersebut, KBRI Warsawa secara aktif mempromosikan Indonesia sebagai mitra strategis, tidak hanya sebagai pasar, tetapi juga sebagai hub pertumbuhan Polandia di kawasan Indo-Pasifik,” demikian keterangan tertulis KBRI Warsawa, Senin.

Di tengah pertumbuhan ekonomi dan tantangan demografi Polandia, KBRI Warsawa menegaskan potensi populasi Indonesia yang mayoritas tenaga kerja muda dan produktif yang dapat mendukung kebutuhan pasar tenaga kerja Polandia, serta peluang kerja sama pelatihan vokasi dan pertukaran talenta.

KBRI Warsawa juga mendorong pemanfaatan momentum penyelesaian Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA), yang ditargetkan berlaku pada 1 Januari 2027.

Perjanjian tersebut memfasilitasi penghapusan tarif bagi 90 persen pos tarif produk Indonesia untuk masuk ke pasar Eropa.

“Polandia berpotensi sebagai gateway bagi produk Indonesia ke kawasan Eropa Tengah dan Timur,” kata KBRI Warsawa.

Atase Perdagangan KBRI Berlin Febi Adrian, yang berbicara pada kegiatan Indonesia–Poland Business Forum: Partnering with Indonesia: Investment, Trade & Workforce Forum di Krakow, menegaskan bahwa Eropa merupakan kawasan strategis untuk promosi produk unggulan Indonesia, dengan peluang peningkatan hubungan perdagangan bilateral yang masih sangat terbuka.

Kinerja ekonomi Polandia yang stabil, dengan pertumbuhan mencapai 3,6 persen pada 2025 dan proyeksi meningkat menjadi 3,9 persen pada 2026, serta daya beli masyarakat yang kuat, menjadi peluang besar bagi ekspansi produk Indonesia, ujarnya.

Di bidang investasi, Direktur Indonesia Investment Promotion Centre Siti Tiefryani Fahlyah menegaskan potensi Indonesia sebagai salah satu tujuan utama foreign direct investment (FDI) global, dengan realisasi investasi tahun 2025 mencapai Rp1.931,2 triliun, atau tumbuh 12,7 persen (yoy).

Tren pertumbuhan investasi Polandia menunjukkan peningkatan signifikan, dengan total kumulatif mencapai 29,1 juta dolar AS dan pertumbuhan CAGR sebesar 91,2 persen dalam lima tahun terakhir.

Lebih lanjut, pemerintah Indonesia telah melakukan sejumlah langkah reformasi termasuk penyederhanaan perizinan berbasis risiko serta transformasi ekonomi melalui hilirisasi industri, pengembangan energi bersih, dan percepatan ekonomi digital.

Dalam forum bisnis itu dijelaskan bahwa peluang investasi terbuka luas bagi mitra Polandia di sektor industri manufaktur, energi terbarukan, pengolahan pangan, teknologi, serta pembangunan Ibu Kota Nusantara.

Kegiatan forum bisnis juga dimanfaatkan sebagai ajang promosi Trade Expo Indonesia (TEI) yang akan diselenggarakan pada 14-18 Oktober 2026, serta penggalangan buyer dari Polandia.

Antusiasme peserta dari kalangan pemerintah dan sektor swasta menunjukkan meningkatnya minat terhadap Indonesia, termasuk munculnya inquiry konkret terhadap produk unggulan Indonesia seperti mutiara, ujar KBRI Warsawa.

Ke depan, KBRI Warsawa akan terus memperkuat upaya diplomasi ekonomi melalui peningkatan sosialisasi potensi perdagangan, investasi, dan tenaga kerja Indonesia, serta mendorong tindak lanjut konkret dari hasil pertemuan dengan para mitra di Polandia.

Baca juga: Forum bisnis RI di Polandia catat potensi transaksi Rp128 miliar

Baca juga: Gim Indonesia torehkan transaksi bisnis Rp73,1 miliar di Polandia

Baca juga: Menlu RI perkuat dialog pertahanan dan ekonomi dengan Polandia

Pewarta: Yashinta Difa
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |