Banjarmasin (ANTARA) - Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengagendakan kerja bakti rutin untuk aksi bersih-bersih lingkungan demi keindahan kota di daerah itu.
"Hari ini kita mulai dengan membersihkan Taman Kamboja Banjarmasin melibatkan personel TNI-Polri termasuk BNN dan Binda hingga ormas dan mahasiswa," kata Yudha di Banjarmasin, Sabtu.
Sebelum memulai bersih-bersih, acara diawali apel bakti kebersihan dalam rangka mewujudkan Indonesia yang bersih dan asri di Kalimantan Selatan.
Selanjutnya semua unsur terlibat bergotong royong membersihkan sampah dan menata lingkungan Taman Kamboja agar kembali bersih dan nyaman.
Kapolda menegaskan kegiatan ini merupakan langkah awal dari gerakan kolaboratif lintas sektor untuk menyelesaikan persoalan lingkungan, khususnya masalah sampah.
Baca juga: Penggiat lingkungan Kalsel ajak bangun kesadaran ekologis sejak dini
Ia juga menyinggung persoalan pengelolaan sampah di Banjarmasin yang sempat menjadi perhatian serius, terutama terkait Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Dengan momentum ini, kata dia, bersama TNI, Pemprov, Kementerian Lingkungan Hidup akan mencarikan solusi bersama.
"Apa yang menjadi perintah Bapak Presiden sudah kita tindaklanjuti, dan persoalan sampah di masyarakat akan kita upayakan penyelesaiannya sampai tuntas,” tegas Kapolda.
Sementara itu, Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi Presiden agar seluruh elemen bangsa bergerak bersama menjaga kebersihan lingkungan.
Dia menyebut pihaknya menindaklanjuti perintah Presiden saat Rakornas agar seluruh elemen negara secara masif dan bersama-sama membersihkan tempat-tempat yang masih dianggap kurang bersih.
Baca juga: Pemprov Kalsel kejar target rehabilitasi lingkungan 32 ribu hektare
"Tujuannya supaya lingkungan kita menjadi indah, bersih, dan enak dipandang,” ujarnya.
Pewarta: Firman
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































