Kapal KM Citra terbakar di Selayar dua korban meninggal 

6 hours ago 3

Makassar (ANTARA) - Dua korban awak Kapal Motor (KM) Citra Anugrah dinyatakan meninggal dunia setelah mengalami luka serius saat terjadi ledakan disertai kebakaran kapal ketika bersandar di Pelabuhan Rauf Rahman Benteng, Kecamatan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

"Berdasarkan temuan awal di lokasi kejadian, diduga ledakan berasal dari tabung gas elpiji ukuran 12 kilogram yang ditemukan dalam kondisi terbelah," ujar Kapolres Selayar AKBP Didid Imawan melalui keterangan tertulisnya diterima, Senin.

Dua korban tersebut masing-masing Aryadin berusia 40 tahun diketahui kapten kapal dan Arif Jaya usai 40 tahun anak buah kapal (ABK). Keduanya tidak sempat menyelamatkan diri saat terjadi ledakan di kapal tersebut.

Sedangkan dua ABK kapal lainnya dinyatakan selamat masing-masing, Iksan usia 45 tahun mengalami patah tulang kaki saat melompat dari kapal dan Irfan berusia 35 tahun hanya mengalami luka ringan saat kejadian Senin pagi tadi.

Baca juga: Amran Sulaeman luncurkan gerakan menanam lima juta kelapa di Selayar

KM Citra Anugrah tersebut milik Haji Salam diketahui memuat berbagai barang campuran sekitar 2.000 paket dos, termasuk bahan pokok, bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dan pertalite serta tabung gas ukuran tiga kilogram dan 12 kilogram. Sejumlah barang campuran tersebut juga berhamburan di sekitar dermaga.

Rencananya, barang-barang campuran tersebut akan dibawa ke Pulau Bonerate, Kecamatan Pasimarannu, Selayar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Atas kejadian tersebut, Petugas dari Polres Kepulauan Selayar bersama instansi terkait berada lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi korban, mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dengan memasang garis polisi, serta membantu pemadaman api hingga mengeluarkan asap hitam tebal di area pelabuhan.

Pewarta: M Darwin Fatir
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |