Jakarta (ANTARA) - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyebut arus lalu lintas hari pertama Operasi Ketupat 2026 pada Jumat (13/3) cukup terkendali meski ada peningkatan jumlah kendaraan.
“Hasil pemantauan hari ini kondisi arus masih cukup terkendali. Memang ada peningkatan,” katanya di Gedung JTMC Jasa Marga, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu dini hari.
Selain pemantauan lalu lintas, sambung dia, Polri juga memantau pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas). Hasilnya menunjukkan bahwa situasi juga cukup terkendali.
Baca juga: Kakorlantas sebut posko terpadu tanda negara hadir pada masa mudik
“Kami laporkan sampai saat ini harkamtibmas juga cukup terkendali, tidak ada peristiwa menonjol. Kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas) ada peningkatan, namun belum signifikan,” ucapnya.
Senada dengan Kakorlantas, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi juga mengatakan bahwa arus lalu lintas pada hari pertama Operasi Ketupat 2026 berjalan kondusif, meski jumlah kendaraan sedikit di atas normal.
“Sejauh ini yang kami lihat masih berjalan agak sedikit di atas normal, tapi relatif cukup berjalan dengan kondusif,” kata Menhub Dudy.
Baca juga: Kakorlantas sebut lalu lintas terkendali di Ops Ketupat hari pertama
Ia mengatakan pihaknya akan terus memonitor karena diperkirakan akan terjadi bangkitan arus lalu lintas pada Sabtu ini atau hari kedua Operasi Ketupat 2026.
Operasi Ketupat 2026 berlangsung selama 13 hari mulai 13 Maret sampai 25 Maret 2026 dengan melibatkan 161.243 personel gabungan.
Polri telah menyiapkan 2.746 pos yang terdiri atas 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, serta 343 pos terpadu, sebagai pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan.
Pengamanan juga akan difokuskan terhadap 185.607 objek berupa masjid, lokasi salat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara.
Baca juga: Kakorlantas Polri pastikan negara hadir jamin keselamatan pemudik
Pewarta: Nadia Putri Rahmani
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































