KAI Sumut evakuasi KA Putri Deli yang anjlok usai insiden dengan truk

5 hours ago 3

Medan (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara berhasil mengevakuasi KA Putri Deli yang anjlok usai insiden temperan dengan sebuah truk di perlintasan sebidang tidak terjaga antara Stasiun Lubuk Pakam dan Stasiun Perbaungan.

"KA U98 Putri Deli mengalami gangguan perjalanan akibat terlibat insiden dengan sebuah truk di perlintasan sebidang tidak terjaga yang berada di Kilometer 36+000 petak jalan antara Stasiun Lubuk Pakam-Stasiun Perbaungan pada pukul 14.50 WIB," kata Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, di Medan, Minggu.

Perjalanan KA U98 Putri Deli relasi Medan-Tanjungbalai keberangkatan Stasiun Medan pukul 14.00 WIB, Minggu terganggu disebabkan oleh insiden temperan antara KA U98 Putri Deli dengan sebuah truk di perlintasan sebidang tidak terjaga.

Kejadian berlangsung pada pukul 14.50 WIB di Kilometer 36+000 petak jalan antara Stasiun Lubuk Pakam dan Stasiun Perbaungan.

Baca juga: KAI Sumut pastikan operasional kembali normal pascagempa M 5,6 di Aceh

Akibat benturan keras tersebut, satu as roda pada lokomotif dan satu as roda pada kereta bagasi mengalami anjlok, serta lokomotif mengalami kerusakan sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan.

Seluruh penumpang dilaporkan dalam keadaan selamat, sedangkan masinis KA Putri Deli mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis.

Sebagai langkah cepat, KAI Divre I Sumut memberangkatkan lokomotif pengganti serta gerbong penolong dari Stasiun Medan pukul 16.06 WIB menuju lokasi kejadian. Upaya penanganan membuahkan hasil, di mana pada pukul 19.04 WIB kedua as roda yang anjlok berhasil dinaikkan kembali.

Untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan jalur guna menjamin keamanan perjalanan dan lokomotif serta kereta bagasi yang anjlok akan dibawa ke Stasiun Lubuk Pakam.

Pewarta: Juraidi
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |