Kahitna ungkap kunci tetap kompak selama 40 tahun berkarya

5 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Grup musik Kahitna mengungkapkan kunci yang membuat mereka tetap bertahan dan kompak selama 40 tahun berkiprah di industri musik Indonesia.

Vokalis Kahitna Hedi Yunus mengatakan perbedaan pendapat di dalam sebuah grup merupakan hal yang wajar, terlebih Kahitna melibatkan banyak personel, manajemen, dan kru yang bekerja bersama.

"Kalau yang namanya perbedaan pendapat, perbedaan isi kepala, suami istri yang cuma dua orang saja bisa bercerai. Ini kita sembilan orang, ditambah manajemen dan kru, jadi memang wajar kalau ada perbedaan pendapat," kata Hedi saat ditemui di Jakarta pada Minggu (2/8)

Akan tetapi, seiring bertambahnya usia dan lamanya kebersamaan, seluruh personel kini lebih mampu menerima karakter dan kekurangan masing-masing.

Baca juga: HiVi! hingga RAN ikut meriahkan konser "Kahitna 2 Tahun Menuju 40”

Baca juga: Kahitna gelar konser "2 Tahun Menuju 40" di Jakarta pada September

"Sekarang kami sudah sampai pada titik menerima kekurangan satu sama lain, menerima kondisi yang ada," ujarnya.

Hedi menilai rasa syukur juga menjadi faktor penting yang membuat grup musik yang berdiri sejak 1986 itu tetap bertahan. Ia mengatakan para personel menyadari tidak mudah bagi sebuah grup musik yang telah berkarier selama bertahun-tahun tetap aktif tampil di berbagai panggung.

"Di saat band kita udah berumur personelnya hampir kebanyakan udah 57, 58, 59 tahun kan tidak mudah untuk bisa main di pensi-pensi sebulan bisa dapat job minimal 15. Maksudnya kita masih harus tetap mensyukuri perjuangan yang sudah kita lakukan dari dulu dan sekarang," ujarnya.

Baca juga: Yovie Widianto ungkap Kahitna masih ingin menjaga kekiniannya

Senada dengan Hedi, vokalis Kahitna Mario Ginanjar mengatakan para personel selalu ingat untuk mensyukuri kesempatan yang masih mereka miliki di dunia musik.

Menurut dia, apa yang dijalani Kahitna saat ini merupakan impian banyak musisi sehingga rasa lelah tidak boleh menghilangkan rasa syukur atas kesempatan tersebut.

"Kadang kita mengeluh capek, tapi kemudian diingatkan lagi bahwa apa yang kita jalani sekarang adalah impian banyak orang," ujar Mario.

Mario juga menilai identitas musik yang konsisten menjadi salah satu alasan Kahitna tetap memiliki tempat di hati pendengar.

Menurutnya, Kahitna konsisten mempertahankan jati diri dalam setiap karya mereka meski tren musik terus berubah.

"Walaupun nanti akan ada dari pihak-pihak yang bilang 'bikin (musik) ini dong lagi ngetren' tapi kalau itu dirasa bukan jati diri kita ya kita akan dengan halus menolak," katanya.

Ia meyakini konsistensi tersebut membuat Kahitna tetap memiliki tempat tersendiri di industri musik Indonesia maupun di hati para penggemarnya.

Baca juga: Jelang konser 40 tahun, Kahitna temui penggemar dalam acara intim

Baca juga: Stafsus Presiden: Manfaatkan teknologi pacu ekraf di Kalteng

Baca juga: BCL dan Kahitna bakal ramaikan Nusa Dua Festival 2025

Pewarta: Farhan Arda Nugraha
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |