Kadin: Pemerataan akses teknologi pacu pemanfaatan AI untuk bisnis

2 hours ago 3
Karena sebagian besar UMKM kita masih perlu pembinaan

Jakarta (ANTARA) - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai pemerataan akses teknologi bagi pelaku usaha termasuk usaha kecil, mikro dan menengah (UMKM) penting guna mengakselerasi pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk kegiatan bisnis dan perekonomian.

“Yang perlu menjadi perhatian adalah pelaku usaha UMKM, di mana pemerintah harus hadir memberikan pelatihan, pengenalan, peluang dan tantangan dengan teknologi AI ini,” kata Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Otonomi Daerah Sarman Simanjorang saat dihubungi di Jakarta, Senin.

Sarman menilai, hal ini mengingat sebagian besar pelaku UMKM di Indonesia masih memerlukan pembinaan lebih lanjut agar pemanfaatan teknologi terkini seperti AI dapat maksimal bagi perluasan kegiatan bisnis mereka.

Adapun beberapa manfaat AI untuk bisnis terutama bagi UMKM antara lain dalam proses perencanaan usaha, hingga manajemen data yang lebih efisien.

“Karena sebagian besar UMKM kita masih perlu pembinaan,sehingga para pelaku UMKM juga harus melek terhadap AI. Misalnya bagaimana AI dapat membantu kelancaran bisnis UMKM dari sisi promosi, desain, tampilan, dan lainnya. Jika mereka sudah melek, maka akan mampu mengurangi biaya operasional mereka,” ujar Sarman.

Ia pun mengakui bahwa saat ini dunia usaha dan industri sudah tidak bisa lepas dari perkembangan teknologi yang berubah cepat dan semakin canggih setiap waktu.

Menurut dia, baik pengusaha maupun pekerja tidak boleh ketinggalan dengan laju tersebut dan harus cepat beradaptasi agar tetap berdaya saing di tingkat nasional, regional, hingga global.

Sarman pun menilai penggunaan teknologi seperti AI dalam bisnis dan industri sangat relevan dengan pengembangan ekonomi digital nasional saat ini.

“Kita pelaku usaha merespon inisiatif pemerintah dalam mengembangkan pemanfaatan AI dalam pengembangan ekonomi digital untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Sarman.

“Dunia usaha khususnya kelas menengah atas pada prinsipnya sudah siap dan bahkan sudah mengimplementasikan AI dalam berbagai bidang sesuai kebutuhan perusahaan masing-masing,” ujarnya menambahkan.

Baca juga: ASEAN targetkan perjanjian ekonomi digital DEFA diteken November 2026

Baca juga: BI bekali talenta digital untuk perkuat pemanfaatan AI

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |