Hujan deras, enam desa di Sindue Kabupaten Donggala terdampak banjir

6 hours ago 7
Jadi enam desa di wilayah Sindue ini sejak pagi hari diguyur hujan dengan intensitas tinggi, sehingga debit air sangat tinggi dan menyebabkan air sungai meluap

Donggala (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah (Sulteng) melaporkan enam desa di Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, terdampak banjir, yaitu Desa Amal Dusun Maliko, Toaya, Kumbasa, Enu, Lero, dan Sumari.

"Jadi enam desa di wilayah Sindue ini sejak pagi hari diguyur hujan dengan intensitas tinggi, sehingga debit air sangat tinggi dan menyebabkan air sungai meluap," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Sulteng Asbudianto saat ditemui awak media di Kota Palu, Minggu.

Ia mengemukakan tidak ada pengungsi maupun korban jiwa dalam bencana banjir tersebut.

Menurut dia, Desa Amal hingga saat ini akses jalan penghubung ke Desa Saloya terputus serta jembatan gantung di Desa Kumbasa sebagai penghubung dari Desa Sumari dan Kumbasa tidak dapat dilalui kendaraan bermotor.

Baca juga: BPBD: Empat desa di Kabupaten Donggala terendam banjir

"Untuk Desa Toaya dan Sumari masih melakukan pendataan terkait kerusakan di wilayah tersebut," ucapnya.

Sementara itu dampak banjir di Desa Enu, kata dia, mengakibatkan jalan penghubung dusun 2 ke dusun 4 tidak bisa dilalui kendaraan bermotor roda empat.

"Desa Lero itu 1 unit jembatan bagian area landasan jembatan tergerus arus sungai dan masih bisa dilewati kendaraan bermotor," sebutnya.

Asbudianto menyebutkan kebutuhan mendesak di wilayah Sindue antara lain pembuatan jembatan darurat dan alat berat untuk membersihkan material sisa banjir.

Baca juga: BNPB: 258 jiwa terdampak banjir di Donggala Sulawesi Tengah

"Berdasarkan laporan tim yang berada di lapangan, bahwa akses jalan penghubung antara Desa Amal ke Desa Saloya terputus akibat duiker yang rusak dan jalan yang longsor sehingga saat ini akses yang digunakan melalui Desa Tibo," ujarnya.

Bupati Donggala Vera Elena Laruni sudah memerintahkan BPBD dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat untuk segera menurunkan alat berat pada sejumlah titik banjir di daerah tersebut.

"Tim BPBD Donggala sudah turun ke lapangan melakukan penanganan di sejumlah titik dengan menurunkan alat berat," kata Vera.

Diketahui, banjir serupa juga menerjang empat desa di Kecamatan Tanantovea, seperti Desa Wani 1, Wani 2, Wani 3, dan Wani Lumbumpetigo yang menyebabkan empat rumah hanyut serta satu jembatan putus.

Baca juga: Fasilitas umum Sojol Donggala rusak diterjang banjir dan longsor

Pewarta: Moh Salam
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |