BPBD catat 1.967 jiwa dan 570 rumah terdampak banjir di Kolaka

2 hours ago 2
...Fokus utama kami saat ini adalah evakuasi dan pembersihan lokasi

Kendari (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), mencatat sebanyak 2.057 jiwa dan 586 unit rumah yang terdampak banjir akibat curah hujan tinggi yang melanda empat kecamatan di wilayah tersebut sejak Jumat (8/5).

​Kepala BPBD Kabupaten Kolaka, Muh. Haerul Efendy saat ditemui di Kolaka, Senin, mengatakan bahwa banjir itu dipicu oleh intensitas curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Latambaga, Kolaka, Pomalaa, dan Samaturu sehingga menyebabkan beberapa sungai meluap ke pemukiman masyarakat.

​"Kami telah melakukan asesmen dan validasi data bersama pemerintah setempat di beberapa kecamatan terdampak. Fokus utama kami saat ini adalah evakuasi dan pembersihan lokasi," kata Efendy.

Efendy menyebutkan bahwa di Kecamatan Latambaga, terdapat dua wilayah yang terdampak, yaitu Kelurahan Sakuli sebanyak 71 KK atau 282 jiwa dan 71 unit rumah terendam.

​Kemudian, Kelurahan Mangolo terdapat 232 KK atau 764 jiwa dan 232 unit rumah terdampak, serta 10 hektare sawah terendam.

"Fasilitas pendidikan dengan total tujuh unit sekolah juga terdampak, empat sekolah Taman Kanak-kanak, dua Sekolah Dasar, dan satu SMP, serta kerusakan talud penahan jalan sepanjang 50 meter," ujarnya.

Baca juga: Polda Sultra siagakan posko kesehatan dan bencana banjir di Kendari

​Selanjutnya, di Kecamatan Kolaka, yakni Kelurahan Watuliandu sebanyak 21 unit rumah terdampak dengan total 84 jiwa.

​Kemudian, di Kecamatan Pomalaa juga terdapat dua yang terdampak, yaitu Di Desa Totobo sebanyak 16 unit rumah dan 66 jiwa terdampak, serta tujuh hektar sawah.

"Desa Pelambua, total 21 unit rumah terendam, 96 jiwa terdampak, serta kerusakan pada lima hektar sawah," ungkapnya.

​Lalu, di Kecamatan Samaturu, meliputi empat desa yaitu Desa Latuo sebanyak 240 jiwa dan 75 unit rumah terdampak, serta tiga sekolah. Ulu Konaweha 159 jiwa dan 35 unit rumah yang terdampak.

Kemudian, Desa Wowa Tamboli sebanyak 21 jiwa terdampak, satu hektar sawah, dan sembilan hektar kebun. Sementara di Desa Konaweha 115 unit rumah dengan total 345 jiwa terdampak, dan 3,5 hektar tambak terendam banjir.

Baca juga: BGN Salurkan 4.618 Porsi MBG untuk warga terdampak banjir di Sultra

Selain banjir, juga terdapat satu rumah dengan total lima jiwa yang terdampak akibat tanah longsor di Kelurahan Laloeha, Kecamatan Kolaka.

BPBD bersama Dinas Sosial juga telah mulai menyalurkan bantuan logistik berupa sembako dan air bersih kepada warga yang datanya telah terhimpun.

Efendy juga mengimbau masyarakat, terutama yang bermukim di sepanjang pesisir sungai, untuk meningkatkan kewaspadaan.

​"Kami terus memberikan edukasi kepada masyarakat untuk selalu waspada. Kami mengkhawatirkan adanya banjir susulan jika curah hujan ekstrem kembali terjadi dalam waktu dekat," jelasnya.

Baca juga: BPBA: 47 rumah rusak dan berlumpur akibat banjir di Aceh Tenggara

Pewarta: La Ode Muh. Deden Saputra/Andika
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |