Solo (ANTARA) - Penyelenggara Justisia Half Marathon 2025 memutuskan untuk menunda ajang lari yang sebelumnya direncanakan di Jakarta pada 31 Agustus mendatang demi keselamatan para pelari di tengah kondisi Jakarta yang diwarnai aksi demonstrasi warga dalam beberapa hari ini.
"Sehubungan dengan situasi yang berkembang saat ini, kami memutuskan untuk menunda pelaksanaan Justisia Half Marathon 2025 hingga waktu yang lebih tepat," demikian pernyataan resmi penyelenggara Justisia Half Marathon 2025 yang diterima di Solo, Jawa Tengah, Jumat.
Penyelenggara menyampaikan duka cita dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas peristiwa (unjuk rasa) yang sedang menimpa bangsa Indonesia, yang menyebabkan seorang warga meninggal dunia.
Baca juga: Sekjen PB PASI sebut ajang lomba lari di Indonesia makin berkualitas
"Doa terbaik kami panjatkan untuk seluruh pihak yang terdampak agar diberikan kekuatan dan keadaan segera pulih kembali," tulis penyelenggara.
Penyelenggara menyatakan bahwa tema "Run Forward" yang diusung dalam ajang Justisia Half Marathon 2025 bukan hanya tentang olahraga berlari, melainkan juga tentang bergerak bersama dalam solidaritas, kepedulian, dan tanggung jawab.
Penyelenggara juga menyampaikan terima kasih atas pengertian, dukungan, dan kebersamaan yang diberikan untuk ajang tersebut.
Meskipun ajang tersebut ditunda, para peserta yang sudah terdaftar tetap dapat mengambil race pack di Menteng Prada, Jakarta Pusat, setiap hari pada pukul 10 - 18 WIB hingga 31 Agustus mendatang.
Baca juga: Jogja Run'nShine 2025 siap digelar dengan perpaduan lari dan kesenian
Baca juga: PB PASI sebut PLN Electric Run 2025 momentum evaluasi latihan atlet
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.