Jalan amblas berulang di Jaktim diduga akibat pemadatan tak optimal

2 weeks ago 29

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Timur (Jaktim) mengatakan permasalahan jalan amblas yang berulang di sejumlah ruas jalan diduga akibat proses pemadatan material yang kurang optimal, termasuk pada bekas galian utilitas yang tidak ditangani secara maksimal setelah pekerjaan selesai.

"Diduga saat proses perbaikan tidak menggunakan alat berat yang memadai hingga hasil pemadatan dan pengaspalan kurang optimal," kata Ketua Subkelompok Bidang Pekerjaan Umum Bagian Pembangunan dan Lingkungan Hidup (PLH) Jakarta Timur Yogi Metropeni di Jakarta, Senin.

Temuan tersebut didapat setelah Pemerintah Kota Jakarta Timur melakukan monitoring terhadap sejumlah titik jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan dan berpotensi amblas di wilayah Kecamatan Makasar dan Jatinegara.

Yogi menyebutkan pihaknya masih melakukan pengawasan terhadap empat lokasi yang sempat mengalami kerusakan meskipun seluruhnya telah diperbaiki.

Empat lokasi tersebut berada di Jalan Raya Pondok Gede, Kelurahan Lubang Buaya, dua titik di Jalan Raya TMII Pintu 1, Kelurahan Pinang Ranti, dan Jalan Raya Bekasi Timur, Kelurahan Jatinegara Kaum.

Menurut Yogi, hasil pemantauan menunjukkan adanya indikasi kualitas pemadatan saat proses perbaikan sebelumnya belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan teknis di lapangan.

Baca juga: Pemkot Jaktim perbaiki empat titik jalan rawan amblas

Kondisi itu kemudian menyebabkan permukaan jalan kembali turun setelah menerima beban kendaraan berat yang melintas setiap hari.

Dia menambahkan kondisi jalan yang masih bergelombang di beberapa lokasi menjadi indikator struktur timbunan di bawah permukaan jalan belum sepenuhnya stabil.

Salah satu contohnya dapat ditemukan di kawasan simpang Jalan Raya Bekasi Timur dan Jalan Jatinegara Kaum yang telah beberapa kali mendapatkan penambalan.

Meski demikian, permukaan jalan di lokasi tersebut masih menunjukkan gelombang yang menandakan adanya pergeseran atau penurunan lapisan tanah di bawahnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Satuan Pelaksana Bina Marga Kecamatan Makasar Dodi Julianto mengungkapkan salah satu kasus yang paling menonjol terjadi di Jalan Raya Pondok Gede, tepatnya di depan Mess Kartika Patria Denma Mabesad.

Titik tersebut tercatat telah diperbaiki sebanyak tiga kali karena kembali mengalami penurunan setelah pekerjaan sebelumnya selesai dilakukan. Perbaikan terakhir dilaksanakan pada 2 Juni 2026 dengan menggunakan material aspal hotmix dan cold mix.

Baca juga: Pemkot Jaktim pastikan 182 titik jalan berlubang sudah diperbaiki

Menurut dia, hasil evaluasi sementara menunjukkan kerusakan kemungkinan berasal dari bekas galian pipa yang tidak dipadatkan secara sempurna ketika dilakukan penutupan kembali.

Seiring waktu dan tingginya intensitas kendaraan yang melintas, lapisan tanah di bawah aspal mengalami penurunan hingga menyebabkan jalan ambles.

Kerusakan di lokasi tersebut sempat mencapai kedalaman sekitar 50 sentimeter dengan ukuran sekitar 3 meter x 1,5 meter sehingga berpotensi membahayakan pengendara apabila tidak segera ditangani.

Sebagai langkah pencegahan, petugas memberikan tanda berupa cat semprot putih di sekitar area yang masih dipantau agar pengguna jalan dapat meningkatkan kewaspadaan mereka saat melintas.

Dodi menekankan penggunaan alat berat, seperti finisher atau asphalt paver sangat diperlukan dalam pekerjaan perbaikan jalan, terutama pada titik-titik bekas galian utilitas. Alat tersebut mampu menghasilkan permukaan jalan yang lebih rata sekaligus memastikan tingkat kepadatan material sesuai standar teknis.

Selain menangani titik jalan amblas, Pemerintah Kota Jakarta Timur juga terus melakukan pemeliharaan infrastruktur jalan secara menyeluruh. Di wilayah Kecamatan Makasar, tercatat sebanyak 69 titik jalan rusak yang telah diperbaiki dan kini dalam kondisi baik.

Termasuk di antaranya dua titik jalan amblas di Jalan Raya TMII Pintu 1 yang telah selesai ditangani pada pekan lalu. Meski demikian, proses pengawasan tetap dilakukan untuk memastikan hasil pekerjaan bertahan dalam jangka panjang.

Baca juga: Cegah kecelakaan, Pemkot Jaktim perketat pengawasan jalan berlubang

Baca juga: Pemkot Jaktim perbaiki jalan amblas di Jalan Dewi Sartika

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |