Iran tegaskan tidak sedang melangsungkan pembicaraan dengan AS

1 day ago 2

Istanbul (ANTARA) - Iran mengatakan bahwa saat ini tidak sedang melakukan perundingan dengan Amerika Serikat dan setiap pembicaraan di masa depan akan bergantung pada perubahan sikap Washington.

Dalam konferensi pers pada Senin, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei membantah laporan bahwa Teheran telah meminta perundingan dengan AS.

“Hal itu tidak sesuai dengan prinsip kami. Klaim bahwa Iran meminta perundingan hanyalah laporan,” kata Baqaei, seperti dikutip kantor berita semi-resmi Mehr.

Ia mengatakan Iran secara konsisten memandang diplomasi sebagai alat untuk melindungi kepentingan nasionalnya.

“Kami tidak pernah ragu menggunakan instrumen diplomatik untuk melindungi kepentingan nasional. Kami memandang diplomasi sebagai sarana untuk melindungi kepentingan nasional Iran,” ujarnya.

Kendati mengakui bahwa para mediator mungkin menyampaikan pesan antara kedua pihak, Baqaei mengatakan, bahwa saat ini, Iran tidak melakukan perundingan apa pun dengan pihak Amerika.

Ketika ditanya mengenai syarat Iran untuk memulai perundingan, Baqaei mengatakan AS harus terlebih dahulu menunjukkan perilaku yang lebih bertanggung jawab.

“Amerika Serikat harus belajar bagaimana bertindak seperti pemerintahan yang bertanggung jawab,” katanya.

Ia turut menuduh Washington dalam satu hingga dua tahun terakhir bertindak “seperti kelompok mafia” dengan mengabaikan hukum internasional.

“Selama perilaku ini terus berlanjut, kami tidak dapat berharap terciptanya suasana publik yang kondusif,” tambahnya.

Pada Minggu, juru bicara militer Iran Amir Mohammad Akraminia mengatakan AS telah menghentikan serangannya selama dua hari sebelumnya dan bahwa “operasi balasan Iran juga telah berhenti.

Menurut laporan Axios pada Sabtu, Presiden AS Donald Trump telah memerintahkan militer AS untuk tidak melancarkan serangan baru terhadap Iran, sehingga mengakhiri hampir dua pekan serangan setiap hari.

Adapun ketegangan antara AS dan Iran meningkat dalam beberapa pekan terakhir, dengan Washington melancarkan serangan terhadap Iran dan Teheran merespons dengan menargetkan apa yang disebutnya sebagai fasilitas dan peralatan militer AS di sejumlah negara di kawasan tersebut.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Iran masih bertukar pesan dengan AS, tapi belum sampai perundingan

Baca juga: Pakistan dan Qatar tingkatkan mediasi di tengah jeda serangan AS-Iran

Baca juga: Media: AS mulai hemat rudal pencegat di tengah konflik Iran

Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |