IFF raih laba bersih Rp185,3 miliar pada 2025

4 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) mengumumkan perolehan laba bersih sebesar Rp185,3 miliar pada 2025 atau meningkat 51,2 persen dari Rp122,5 miliar pada tahun sebelumnya.

"Pertumbuhan ini mendorong peningkatan signifikan pada rasio return on equity menjadi 5,5 persen, naik 120 bps (basis points) year-on-year (yoy)," ujar Presiden Direktur dan CEO IIF Rizki Pribadi Hasan dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis.

Kinerja tahun 2025 meliputi pendapatan bunga bersih naik 44 persen yoy menjadi Rp536 miliar, didorong penurunan 11 persen pada biaya dana dan pendapatan bunga yang meningkat 6,5 persen menjadi Rp1,3 triliun.

Selain itu, juga pendapatan nonbunga dari aktivitas treasury meningkat hampir tiga kali lipat menjadi Rp42,3 miliar, mengimbangi penurunan biaya advisory, lalu biaya operasional tetap terkendali dengan menghasilkan perbaikan rasio efisiensi operasional menjadi 54,6 persen atau meningkat 441 bps yoy.

Kemudian, total aset tumbuh 5 persen yoy menjadi Rp15,4 triliun yang didukung peningkatan aset produktif sebesar 2 persen, rasio non-performing finance net tercatat 3,75 persen per 31 Desember 2025, sedikit naik dari 3,41 persen tahun sebelumnya.

"Kami bersyukur atas pencapaian kinerja keuangan di tahun 2025, namun memandang perlunya mempercepat pembangunan infrastruktur di lingkungan yang penuh tantangan. IIF siap mendukung pertumbuhan tersebut melalui berbagai produk dan aspek permodalan yang kuat," kata Rizki.

"Biaya dana kami telah menurun serta rasio kecukupan modal tetap kuat di 43,7 persen. Kami terus memperkuat likuiditas dan diversifikasi pendanaan, dengan target hingga Rp3 triliun di tahun 2026," ucapnya.

Ia juga mengatakan kerja sama dengan FinDev Canada sebagai bagian dari penguatan komitmen terhadap pembangunan infrastruktur berkelanjutan.

Kerja sama ini akan mendukung pertumbuhan ekonomi rendah karbon di Indonesia melalui pembiayaan proyek infrastruktur berkelanjutan.

Pada 2025, lanjutnya, IIF telah berkontribusi dalam menghasilkan 709,9 megawatt (MW) energi terbarukan, memberi daya lebih dari 709,9 ribu rumah dan mengurangi 4,92 juta ton emisi CO2 tahunan.

Perseroan juga turut menyediakan akses air bersih kepada sekitar 7,2 juta orang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan fasilitas kesehatan.

"Pencapaian IIF di tahun 2025 diakui melalui berbagai penghargaan nasional dan internasional, termasuk Asia Sustainability Report Rating (ASRRAT) 2025, ESG Award 2025 dari Yayasan Kehati, FinanceAsia Achievement Awards 2025, dan The Asset Triple A Sustainable Infrastructure Awards 2025," ungkap dia.

Baca juga: IIF tuntas terbitkan obligasi Rp1,5 triliun, dukung pembangunan infrastruktur

Baca juga: IIF salurkan Rp42,5 triliun pembiayaan infrastruktur strategis di RI

Baca juga: IIF akselerasi infrastruktur berkelanjutan setelah menerima pendanaan

Pewarta: M Baqir Idrus Alatas
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |