Jakarta (ANTARA) - Organisasi Anti-Doping Indonesia (IADO) mendesak semua federasi olahraga Indonesia yang akan mengikuti Asian Games Aichi-Nagoya 2026 agar memenuhi persyaratan antidoping sehingga tidak terkendala di arena pertandingan.
"Asian Games 2026 akan menandai pertama kalinya kepatuhan ADEL ditegakkan secara ketat," kata Ketua Umum IADO Gatot Sulistiantoro Dewa Broto di Jakarta, Kamis.
Ia menjelaskan bahwa Komite Medis dan Anti-Doping OCA dalam pertemuan di Kuwait pada 28 Juni 2025 telah menegaskan agar kepatuhan terhadap Anti-Doping eLearning Platform (ADEL) ditegakkan secara ketat.
Meskipun kepatuhan ADEL sebelumnya telah diwajibkan untuk Asian Youth Games 2025 di Bahrain pada Oktober 2025 dan Asian Beach Games di Sanya, Tiongkok, pada April 2026, beberapa kelonggaran masih diizinkan selama penyelenggaraan kedua ajang tersebut.
Namun, pada Asian Games mendatang, kata dia, tidak ada ruang sama sekali untuk kelonggaran terkait antidoping. Oleh karena itu, IADO telah berkoordinasi dengan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) untuk sedini mungkin mendesak seluruh kontingen Indonesia agar mematuhi persyaratan tersebut.
"Ini penting untuk menghindari risiko ditolak masuk ke Kampung Atlet dan akhirnya tidak dapat berkompetisi," katanya.
Baca juga: IADO kawal seleknas angkat besi menuju Asian Games 2026
Gatot menjelaskan bahwa secara umum, perwakilan federasi olahraga telah memeriksa kelengkapan dokumentasi ADEL digital untuk tim atlet dan ofisial mereka masing-masing.
Meskipun banyak yang memiliki sertifikat ADEL yang lengkap dan valid, kata dia, masih ada beberapa kasus sertifikat yang kedaluwarsa karena telah melewati masa berlaku dua tahun serta kesalahan entri data, seperti mengklasifikasikan atlet sebagai atlet nasional, padahal seharusnya ditetapkan sebagai atlet internasional.
Gatot meminta semua atlet dan ofisial yang belum memiliki ADEL agar segera mengisi formulir dan mengunggahnya melalui kanal yang telah tersedia. Batas waktu yang diberikan paling lambat 15 Agustus 2026.
"Jika gagal, lupakan Asian Games karena pasti ditolak masuk arena," katanya.
Pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang yang akan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober, Indonesia akan mengirimkan 432 atlet dan 148 ofisial dari 35 cabang olahraga.
Baca juga: PB PASI bidik minimal empat medali perunggu Asian Games 2026
Baca juga: PB PASI maksimalkan pelatnas saat efisiensi anggaran Asian Games
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































