Jakarta (ANTARA) - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta kepada para pemudik agar tidak membawa kerabat atau teman kembali ke Jakarta jika belum memiliki kepastian pekerjaan.
"Saya sudah sampaikan kepada para pemudik, nanti setelah balik ke Jakarta tidak usah membawa orang kalau belum punya kepastian kerja," kata Luthfi saat acara pelepasan program mudik Lebaran gratis 2026 di area parkir Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Senin.
Menurut Luthfi, langkah tersebut penting agar tidak menambah beban kota besar seperti Jakarta yang sudah memiliki kepadatan penduduk yang tinggi.
Dia mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan berbagai program pelatihan kerja bagi warga yang memilih tetap bekerja di daerah asal, antara lain melalui Balai Latihan Kerja (BLK), pelatihan vokasi, serta pembinaan tenaga kerja yang disiapkan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota.
"Jawa Tengah sudah menyiapkan BLK, pelatihan vokasi dan pembinaan tenaga kerja. Jadi kalau ingin bekerja, bisa di Jawa Tengah saja. Kami tidak ingin membebani Jakarta, khususnya Jakarta Timur," ujar Luthfi.
Baca juga: Posko Terpadu Lebaran 2026 di Jateng mulai beroperasi
Menurut dia, seluruh kepala daerah di Jawa Tengah juga telah siap menerima para perantau yang kembali ke kampung halaman. Dia menilai momen mudik tidak hanya menjadi tradisi silaturahmi, tetapi juga berpotensi mendorong perputaran ekonomi di daerah.
"Di situ ada perputaran orang, barang dan uang di daerah. Itu akan menggerakkan ekonomi masyarakat," ucap Luthfi.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga telah mempersiapkan berbagai fasilitas untuk melayani para pemudik yang melintas di wilayah Jawa Tengah.
Sebagai wilayah yang berada di jalur tengah Pulau Jawa, provinsi tersebut menjadi titik persinggahan bagi pemudik dari berbagai daerah.
"Jawa Tengah ini sentral arus mudik nasional. Orang dari Jawa Barat ke Jawa Timur lewatnya Jawa Tengah, begitu juga sebaliknya," jelas Luthfi.
Oleh karena itu, pemerintah daerah telah menyiapkan infrastruktur hingga fasilitas penunjang seperti hotel, tempat istirahat (rest area), dan pusat UMKM di berbagai lokasi.
Luthfi berharap, para pemudik yang melintas di Jawa Tengah dapat beristirahat sekaligus berbelanja produk UMKM sehingga dapat membantu perekonomian daerah.
Dia juga berpesan kepada para pemudik agar selalu menjaga kesehatan selama perjalanan dan menyampaikan salam kepada keluarga di kampung halaman.
Baca juga: Pemprov Jateng sediakan 68 bus untuk Program Balik Rantau Gratis
Baca juga: Pemprov Jateng berangkatkan 16 ribu lebih peserta mudik gratis di TMII
Adapun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) memberangkatkan sebanyak 16 ribu lebih pemudik dalam program mudik Lebaran gratis 2026 dari titik kumpul di area parkir Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.
Sekitar 325 bus yang disiapkan untuk mengangkut hampir 16.870 masyarakat yang akan mudik ke Jawa Tengah.
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026


















![[MWC 2026] GlobalData Terbitkan Laporan Resmi tentang Evolusi Layanan Suara di Era AI](https://cdn.antaranews.com/cache/1200x800/2026/03/16/Andy-Hicks-at-MWC26.jpg)































